SK Mutasi Guru SMAN I Sampang Sarat Kejanggalan

0
1142

maduraexpose.com – Mutasi guru olah raga Guston Arip ke SMAN 1 Sampang di nilai oleh kepala Sekolah Asmaun Saleh tidak prosedural. Sedangkan pihak SMAN 1 Sampang tidak membutuhkan guru bidang olah raga.

Saat di temui Kepsek SMAN 1 Sampang di ruang kerjanya menjelaskan , Guston Arep sebelumnya sudah menjadi guru olah raga di tersebut pada tahun 2008 untuk kemudian di pindah ke SMAN 1 Ketapang.

Mutasi terjadi karena dirinya mengaku pernah ada masalah. Namun pihaknya enggan menyebutkan secara rinci.

Asmaun menambahkan ,setelah dari SMAN 1 Ketapang lalu pindah lagi ke SMK 1 Robatal pada hari Senin (13/10/14) lalu.Dirinya mendapat SK mutasi ke SMAN 1 Sampang.

Sementara SMAN 1 Sampang sendiri, diakuinya, belum pernah mengajukan kekurangan guru olah raga kepada Dinas Pendidikan dan tidak pernah ada koordinasi dengan adanya guru yang akan masuk ke SMAN 1 Sampang.

Saat ini jumlah guru olah raga di SMAN 1 sudah ada 4 guru olah raga.

“Semestinya Disdik ada koordinasi dengan saya, apa menerima guru olah raga atau tidak? moro-moro datang SK. Sedangkan di sini ada 4 guru olah raga, yang 2 PNS dan 2 guru sukwan” tambahnya.

Sementara konfirmasi MaduraExpose kepihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang melalui Kabid Tendik ,Anwari, belum berhasil karena yang bersangkutan sedang tidak di ruang kerjanya.

dugaan SK yang tidak prosedural tersebut mendapat bantahan keras dari pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) .

“SK mutasi sudah memenuhi syarat dan hal itu berdasarkan usulan dari Dinas Pendidikan. BKD cuma mengeluarkan SK saja”, tepis Edi Subianto, Kabid Mutasi BKD Sampang saat dikonfirmasi MaduraExpose.com, Senin. (ms/fer)