MaduraExpose.com- Kasatreskrim Polres Sampang, Madura AKP. Hari Siswo mengklaim, pihaknya sudah mengidentifikasi sidik jari yang diduga mengarah pada pelaku pembobolan kantor Media Suara Madura yang bermarkas di Jalan Rajawali, depan Perumahan Puri Indah, Kecamatan Kota Sampang , Madura, Jawa Timur.

Dengan modal sidik jari itu, lanjut Hari, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Diduga kuat para pelaku adalah ‘orang dalam’ yang tahu persis kondisi kantor yang dibobol.

Apalagi,menurutnya, pelaku melancarkan aksinya dengan cara masuk melalui pintu belakang kantor dengan menggunakan kunci duplikat.

“Sama sekali tidak kami temukan pintu rusak. Jadi dugaan kami, pelaku memiliki kunci duplikat”, ujar AKP. Hari Siswo, Kasatreskrim Polres Sampang.

Untuk diketahui, pertama kali yang mengetahui kantor Media Suara Madura (Koran Cetak) dibobol maling, yakni Fatim, bagian administrasi perusahaan media tersebut. Kejadiannya diperkirakan sekitar pukul 12 siang. Hal itu diketahui setelah pintu belakang dalam keadaan terbuka.

“Setelah kami cek, ternyata ada 9 unit komputer dan satu unit mesin printer sudah dibawa kabur maling”, ujar Fatim.

Menurutnya, kondisi kantor sudah dalam kondisi kosong sejak malam harinya. Itu terjadi karena satu-satunya Redaktur Suara Madura bernama Ilmi sedang pulang kampung.

“Saya sangat yakin pelaku pencurian dilakukan orang dalam yang tahu persis kondisi kantor kami”, imbuhnya.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

(Bhr/Fer)