MADURAEXPOSE.COM– Warga Dusun Deje Lorong, Desa Batu Dinding, Kecamatan Gapura Sumenep, digegerkan dengan meninggalnya Sumiati (30) , warga desa setempat, Kamis (3/8/2017) pukul 22.30 Wib.

Saat ditemukan, korban meninggal dalam posisi telungkup di sebelah barat dapur rumahnya, serta pada lehernya terlihat ada lilitan gendongan bayi.

“Korban ditemukan pertama kali oleh Teguh, yang tak lain suaminya sendiri. Dan saat ditemukan ada gendongan bayi yang melilit di lehernya,” kata AKP Suwardi, Kasubag Humas Polres Sumenep, Jum’at (4/8/ 2017).

Diceritakan, berdasarkan hasil keterangan saksi sebelum peristiwa itu terjadi suami korban berpamitan kepada isterinya untuk menyetorkan hasil penjualan bensin kepada juragannya, karena seharian dia bekerja di Pom Mini.

Teguh baru sampai di rumahnya sekitar pukul 21.45 Wib. Saat itu teguh sudah tidak lagi melihat isterinya. Saat itu Teguh panik dan mencari isterinya sambil menghubungi famili yang lain, tujuannya untuk membantu mencari isterinya yang hilang.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Alangkah terkejutnya, saat Tegus pergi ke sebelah barat dapurnya melihat sang isteri dalam posisi telungkup, setelah disamperi sudah tidak bernyawa. Mengetahui hal itu suami dan pihak keluarga lainnya menggendong korban dan memeriksa tubuh korban, dan tidak diketemukan bekas luka lainnya. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka.

“Berdasarkan keterangan suami korban, Sumiati sudah lama mengidap penyakit depresi. Sering teriak tengah malam, dan sering mengamuk kepada warga sekitar,” ungkapnya.

Atas peristiwa itu, lanjut Suwardi petugas kopolisian Polsek Gapura bersama Kanit Pidum, Piket Fungsi, KSPKT, tim Indentifikasi Polres Sumenep, memdatangi TKP untuk melakukan olah TKP.

“Namun, keluarga korban menolak untuk dilakukan visum,” pungkasnya.

(DIN/FER/MEX)