MADURA EXPOSE–Meski wacana pemekaran Madura untuk memisahkan diri dari Jawa Timur sudah terbilang lama menggelinding kepermukaan, namun sejatinya belum mendapat dukungan penuh dari semua tokoh di empat kabupaten di Pulau Madura.

Bahkan Said Abdullah, Anggota DPR RI asal Sumenep, Madura Jawa Timur mencurigai wacana pembentukan Provinsi Madura dinilai ada kepentingan (terselubung) dari kelompok kapitalis yang ditengarai memiliki misi industrialiasasi Madura. Pihaknya dengan tegas menyatakan menolak tumbuhnya rencana pembentukan pulau garam ini menjadi provinsi, memisahkan diri dari Provoinsi Jawa Timur.

Pernyataan mantan Cawabup Jawa Timur itu disampaikan baru-baru ini, saat menghadiri agenda rapat koordinasi pengurus cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akhir pekan lalu.

Penolakan Said Abdullah ini mempertegas wacana Madura menjadi Provinsi belum sepenuhnya mendapat dukungan penuh dari semua tokoh penting yang selama ini memiliki peran strategis di pemerintahan, baik legislatif maupun eksekutif.

“Tidak akan pernah ada Provinsi Madura,” demikian Said Abdullah mempertegas penolakannya terkait wacana Provinsi Madura.

Lebih rinci Said menegaskan, bahwa wacana provinsi Madura sangat mustahil diwujudkan mengingat kecenderungan masyarakat masih sangat kuat dan sangat sulit dipisahkan dari Jawa Timur.

“Meski saya menolak wacana provinsi Madura, saya tetap menghormati keinginan para tokoh pencetusnya,” timpal Said Abdullah penuh damai. (*/fer)

HotNews:  Kartu Cerdas Siswa:Dua Jempol Untuk Kadis Pendidikan Sumenep