MADURAEXPOSE.COM– Lantaran tetap menerima tamu untuk melakukan transaksi esek – esek, dua rumah warga yang ada di Dusun Ares Deje, Desa Beluk Ares, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, digerebek polisi kemarin.

Akibatnya, satu orang laki – laki dan satu orang perempuan, diamankan saat sedang asyik masyuk dalam kamar. Sementara seorang wanita lainnya, diamankan saat sedang menunggu pelanggan.

Tidak hanya itu, dalam razia rumah esek – esek tersebut, polisi juga mengamankan pemilik rumah yakni Addur, yang perbuatannya dianggap meresahkan masyarakat.

“Dua orang pelaku seks komersil, kami amankan di rumah Addur. Sedang satu wanita lainnya diamankan di rumah Pak Ibnu, saat ia sedang sendirian dan diduga sedang menunggu pelanggan,” kata AKP Suwardi, Kasubag Humas Polres Sumenep.

Sementara pasangan mesum yang diamankan polisi dari rumah milik Abdur, adalah Hazizur Rohen (laki-laki), Warga Dusun Masjid, Desa Talango Kecamatan Talango, dengan seorang wanita atas nama Era (wanita), warga Kabupaten Lumajang.

Sedangkan dari rumah milik Pak Ibnu, polisi mengamankan perempuan atas nama Farida, Warga Batu Marmar, Kabupaten Pamekasan. Farida diamankan saat duduk sendirian dan diduga sedang menunggu calon pelanggan.

“Pemilik rumah (Pak Ibnu) juga kami amankan, karena ulahnya menyediakan PSK meresahkan warga,” paparnya.

Inilah rumah warga Ambunten yang digrebek Polisi karena diduga menjai tempat esek-esek untuk pasangan mesum. [Istimewa]

Saat ini keempat orang itu beserta satu unit sepeda motor honda vario warna hitam dengan nomor polisi M 3953 VS yang diduga milik milik Hazizur Rohen, diamankan di Mapolres Sumenep, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Atas kejadian ini, kami akan terus melakukan pengawasan dan razia setiap saat. Hal itu akan kami lakukan untuk menekan tumbuhnya suburnya tempat-tempat maksiat di Sumenep,” pungkasnya.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

(edy/din/mem)