Sumenep, MaduraExpose.com- Perjalanan cinta Qais (nama samaran), warga Desa Guluk-Guluk dan kekasihnya Laila (samaran) tinggal di Desa Bragung, Kecamatan Guluk harus kandas ditangan anggota Polres Sumenep. Sepasang kekasih ini sudah lama dimabuk asmara dan hendak melangsungkan pernikahan pada hari ini, Minggu (11/1/2015).
Aba Fauzi, saksi mata mengatakan, Qais ditangkap aparat kepolisian saat mengendarai mobil rombongan pengantin di perbatasan Jalan Raya Guluk-Guluk, tepatnya diwilayah perbatasan Dusun Kadibas-Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
“Rombongan pengantin ini tiba-tiba dicegat oleh anggota polisi dengan mobil pick up warna putih yang diduga kendaraan yang biasa di pakai anggota Resmob Polres Sumenep. Polisi itu langsung menodongkan pistol menghentikan rombongan pengantin”, ujar Fauzi kepada MaduraExpose.com, Minggu Malam.
Informasi yang berhasil dirangkum menyebutkan, sebelum ditangkap polisi, Qais dan Laila sudah lama menjalin asmara layaknya sepsang kekasih yang sudah berjanji untuk saling mencintai dan akan menikah. Sayangnya, niat baik mempelai pria tidak direstui orang tua Laila. Hingga suatu saat, Laila mengajak kabur Qais ke darah Jawa.
“Mereka berdua kabur dari rumah masing-masing selama kurang lebih 5 hari. Mereka baru mau pulang bersama jika lamaran Qais diterima oleh kedua orang tua Laila. Merekapun akhirnya pulang dan melangsungkan pertunangan”, imbuh Fauzi.
Jelang beberap hari setelah sepasang kekasih ini bertunangan, keluarga Qais mendengar kabar negatif jika pihak keluarg Laila tidak serius menerima pertunangan tersebut, melainkan sekedar ‘siasat’ agar keduanya pulang kerumah.
Rupanya kabar tersebut juga didengar oleh Laila. Kabar itu diduga meyakinkan Laila setelah Ibu kandungnya mengajak dirinya pergi ke Jawa untuk menjauhkan dirinya dengan Qais.
“Kemudian Laila mengajak Qais kabur lagi dari rumahnya. Beruntung tidak sampai terjadi karena kedua belah pihak orang tua mereka melakukan kesepakatan menikahkan Laila dan Qais. Tapi nyatanya, setelah Qais bersama rombongan pengantin sebanyak dua mobil menuju rumah Laila, tiba-tiba dihentikan anggota polisi dan menangkap Qais”, pungkas Fauzi.
Untuk diketahui, saat rombongan pengantin laki-laki menuju rumah pengantin perempuan, mereka mebawa kendaraan roda empat, berupa mobil carry dan avansa.
HIngga berita ini diunggah, belum ada konfirmasi apapun dari pihak kepolisian. Informasi yang dipercaya, pengantin pria saat belum kembali kerumahnya. Diduga kuat masih dalam penanganan aparat.
(fer)

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)

![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)