Rasiyo dan Zainal Abidin, Dua Pejabat Pemprov yang Siap Panaskan Pilkada Jatim

0
722

Surabaya – Pemilihan kepala daerah (pilkada) segera dihelat di berbagai daerah di Jawa Timur tahun depan. Informasi yang beredar menyebutkan, sejumlah pensiunan pejabat Pemerintah Provinsi Jatim seperti Rasiyo (mantan Sekdaprov) dan Zainal Abidin (kepala Bappeda Jatim yang akan pensiun) akan ikut meramaikan bursa kandidat di Pilkada sejumlah daerah.

Paling tidak, tahun 2015 nanti, ada 18 daerah di Jatim yang akan menggelar pilkada. Dan momentum itu bertepatan dengan beberapa pejabat Pempov yang akan memasuki masa pensiun.

Yang terdengar santer bakal maju yakni Zainal Abidin Kepala Bappeda Jatim. Ia disebut-sebut bakal maju sebagai calon Bupati Sumenep, Madura tahun 2015. Zainal Abdiin diyakini punya kans kuat karena berstatus putra asli daerah Sumenep.

“Saya masih PNS sampai sekarang. Kalau toh memang saya harus maju, maka harus ada survei yang benar-benar mendukung,” ujar Zainal Abidin yang dikonfirmasi terkait ini, Jumat (15/8) di Surabaya.

Dengan diplomatis Zainal mengatakan, dirinya banyak mendapat dorongan untuk maju dalam pilkada Sumenep, namun menanggapi permintaan dirinya harus realistis. Menurutnya, survei itu minimal terpaut 10 persen dari calon petahana. Karena untuk mengejar ketertinggalan tidak akan terlalu jauh. Ketertinggalan itu bisa dikejar dengan adu konsep dalam pembangunan Sumenep selama lima tahun mendatang.

“Jadi dalam kompetisi ini, kita tidak bermusuhan, namun beradu konsep, kalau kita menang rakyat setuju dengan konsep kita, kalau kalah berarti sebaliknya,” tandasnya.

Sementara itu, mantan Sekdaprov Jatim Rasiyo, santer dikabarkan bakal maju pada pemilihan Wali Kota Surabaya bersaing dengan Tri Rismaharini, yang kemungkinan besar masih menginginkan kursi Surabaya satu.

Untuk diketahui beberapa pejabat pemprov yang akan memasuki masa pensiun di antaranya, Zainal Abidin (Kepala Bapeda Jatim), Ratnadi Ismaun (Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat) Riang Sudarmanto (Kepala Biro Umum) dan Harjogi (Kepala Dinas Kominfo Jatim).

Sebelumnya, Gubernur Soekarwo tak menampik akan kabar itu, malah ia memberikan apresiasi jika banyak kader di lingkungan Pemprov Jatim yang bakal mengikuti kompetisi pemilihan kepala daerah. “Jika ada pejabat yang sudah pensiun dan mau nyalon di daeah ya bagus aja,” ujar Gubernur

Persetujuan ini berlasan, karena di tahun sebelumnya juga ada beberapa mantan pejabat Pempov maju dalam Pilkada. Menurutnya, seorng mantan PNS yang maju dalam pemilihan kepala daerah merupakan orang yang memiliki kepercayaan diri tinggi. Betapa tidak, karena mereka memiliki pengalaman birokrasi yang cukup banyak, karena sudah lama memimpin di dinas maupun biro.

(mza/gbi)