Program 99 Hari Bupati Sumenep, “Kasihan” Wabup Fauzi

0
992
Bupati Sumenep A.Busyro Karim dan Wabup Fauzi tampak mennjaga jarak dalam acara lounching 99 hari kerja Bupati dan Wabup Sumenep di Kecamatan Dungkek. (Foto: Ferry Arbania/Madura Expose)

MADURA EXPOSE–Sinyalemin tentang tidak diibatkannya Wakil Bupati (Wabup) Sumenep dalam penyusunan program 99 hari kerja semakin jelas mencuat kepermukaan. Itu terlihat, tampak wajah layu tersirat dari wajah keponakan Said Abdullah, ketika duduk bareng dengan Busyro Karim di deretan kursi dalam aula Kecamatan Dungkek, Selasa (31/05/2016).

Wajah masam Wabup Sumenep itu menjadi perhatian banyak wartawan yang berkumpul disamping aula kantor. Bahkan saking telitinya, beberapa awak media membisiki Madura Expose tentang posisi duduk Wabup Fauzi yang berada disamping kiri Bupati Busyro terlihat sangat renggang sekira satu depa.

“Kenapa ya Bupati dan Wabup kok renggang sekali. Padahal di kursi bagian tengah kosong dan tidak mungkin ada yang berani diantara mereka berdua,” bisik Udin alias samaudin, salah satu wartawan media online setengah berbisik.

Udin dan beberapa wartawan tampak mengabadikan situasi aneh tersebut dalam kamera mereka. Bahkan, seorang wartawan dari Portal Madura langsung mengunggahnya dalam sebuah berita headline news.

Menurut Hartono, pemandangan ini tidak sesederhana yang dilihat banyak orang. Dirinya menilai, ada sesuatu yang tidak beres dalam hubungan Bupati Busyro Karim dengan Wabup Achmad Fauzi.

“Apalagi sebelumnya ada pernyataan dari salah satu penggiat RuAs Pemuda, kalau Wabup Fauzi ditengarai tidak pernah dilibatkan dalam penyusunan program 99 hari bupati tersebut,”tandasnya.[Ferry]