Sumenep (MaduraExpose.com) – Hingga saat ini belum terungkap siapa pelaku yang menghamili WNT (12) siswi kelas VI di SLB Kecamatan Saronggi, Sumenep, Madura.
Usia kandungan bocah malang itu sudah 8 bulan dan diperkirakan satu atau dua pekan ini akan melahirkan dengan operasi Caesar.

Kasus buntingnya WTN ini mendapat perhatian dari banyak kalangan, baik aktivis maupun dari pihak kepolisian. Sementara Kapolres Sumenep AKBP Mardjoko kepada awak media memastikan untuk membuka pelaku dengan cara tes DNA setelah bayi yang dikandung WTN lahir.

Mardjoko menyarankan pihak keluarga korban untuk melaporkan kasus anaknya tersebut ke pihak Polres agar bisa ditindak lanjuti secara formalitas kepolisian.

“Polres siap mengungkap siapa pelaku yang telah menghamili korban. Biar resmi, silahkan keluarganya melaporkan kasusnya ke Polres Sumenep”, ujarnya. (jun/fay/fer)