Wabup Sumenep, Achmad Fauzi (AF) santuni sejumlah anak yatim pada momentum peringatan tahun baru hijriyah 1439 H. (Istimewa)
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.com—Analis politik dari Sumekar Network, Tedy Muhtadi memprediksi, karir politik Achmad Fauzi (AF) akan tersandera, jika saja kasus dugaan skandal korupsi PT WUS terus bergulir atau bahkan digulirkan oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab.

Untuk diketahui, dalam skandal kasus dugaan korupsi miliaran rupiah ini, penyidik Kejati Jatim telah menyeret sejumlah tokoh penting, diantaranya Sitrul Arsyih Musaie (mantan Dirut PT WUS) yang saat ini sudah ditahan oleh pihak Kejati Jatim.

“Kalau kasus ini terus dikembangkan oleh pihak Kejati, maka secara tidak langsung akan berimbas pada karir politik Achmad Fauzi pada pertarungan Pilkada Sumenep 2021 mendatang. Semoga kasus ini segera tuntas, “ungkapnya kepada MaduraExpose.com, Minggu 18 Maret 2018.

Sementara pengamat hukum Azam Khan, mendesak pihak Kejati Jatim agar segera memeriksa semua pihak yang diduga ikut terlibat dalam skandal korupsi PT.WUS.

“Kami meyakini diatas Dirut PT WUS itu ada pihak yang lebih bertanggung jawab atas kerugian negara yang dikorup. Apalagi sudah ada pengembalian uang korupsi miliaran. Pengembalian tersebut,lanjutnya, secara tidak langsung yang bersangkutan sudah mengakui adanya kasus korupsi yang selama ini meresahkan. Setidaknya dengan nengacu pada pasal 55 KUHP, penyidik bisa menjerat calon tersangka lainnya,” ungkap pria yang juga seorang lawyer ini.

Disinggung siapa diatas mantan Dirut PT WUS yang wajib diperiksa, Azam mengatakan semua pihak diatasnya.

“Diatas Dirut itu bisa Bupati atau Wabup. pihak inspektorat juga harus diperiksa soal pengawasannya selama ini. Pihak lain yang harus diperiksa juga Pimpinan DPRD maupun Komisi II selaku konterpadnya PT WUS,” tandasnya.

Azam berharap agar Kejati Jatim jangan sampai masuk angin dalam mengusut tuntas semua pihak yang diduga terlibat.

HotNews:  Truk Kontainer Tertimpa Pohon Besar di Jalan Rumah Sakit

“Kalau memang diatas Dirut PT WUS itu terlibat, sikat aja. Tapi kalau memang tidak salah, segera bersihkan namanya. Apalagi Bupati dan Wabup sudah pernah diperiksa penyidik Kejati Jatim,”pungkasnya.

Kerap diberitakan sebelumnya, Achmad Fauzi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Sumenep, tak luput dari pemeriksaan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim terkait dugaan skandal korupsi, yang telah menyeret Sitrul Musaie, Mantan Direktur Utama PT. WUS Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Saat itu, Achmad Fauzi tiba di Kejati Jatim sekitar pukul 10.00 WIB, berdasarkan keteranganRichard Marpaung, selaku Kasi Penkum Kejati Jatim kepada awak media di Surabaya.

Dijelaskan Richard, bahwa orang nomor dua di Kabupaten Sumenep, dimintai keterangan sebagai saksi dan dimintai keterangan penyidik di lantai V  ruangan Pidsus.

“Masih sebagai saksi,” bebernya menjelaskan.

Menurut security yang berjaga dipintu gerbang Kejati Jatim, Achmad Fauzi tiba dengan menggunakan mobil Mitsubishi Pajero hitam.

“Dibagian dashboardnya ada topi polisi,” ujar security yang enggan disebut identitasnya.

Untuk diingat, Kejati Jatim telah menahan mantan Direktur PT WUS, Sitrul Arsyih Musa’ie pada Jumat 13 Oktober 2017 atas dugaan korupsi dana Participating Interest (PI) dengan kerugian negara sekitar Rp 3,9 miliar. Terbaru, yang bersangkutan mengembalikan uang hasil korupsi itu melalui pihak penyidik Kejati Jatim.

(dbs/pol/fer)