Pilkada Sumenep 2015, Wabup Soengkono Bakal Ditinggal PDIP

0
574

soengkono_hunain_pdip_sumenepSumenep (MaduraExpose.com)- Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2015, tensi politik terus saja memanas. Sejumlah tokoh mulai dimunculkan, sejumlah kader parpol mulai dikucilkan dan terancam tak kebagian tiket untuk maju sebagai calon bupati maupun calon wakil bupati untuk Priode 2015-2020 mendatang.

Hunain Santoso, Ketua DPC PDIP Kabupaten Sumenep kepada awak media memastikan untuk tidak lagi mengusung kader binaanya, yakni Soengkono Sidik yang saat ini menjadi Wakil Bupati (Wabup) mendampingi Busyro Karim sebagai Bupati Sumenep priode 2010-2015.

Laki-laki asal Kecamatan Ganding itu menyampaikan alasan mendasar untuk tidak lai mengusung Soengkono Sidik di bursa Pilkada mendatang, karena yang bersangkutan, lanjutnya, dianggap kader yang tidak loyal terhadap partai. Kesimpulan itu dikeluarkan setelah DPC PDIP Sumenep melakukan evaluasi jauh hari sebelumnya. Termasuk perjalanan koalasi partainya dengan PKB yang sukses mengantarkan Busyro Karim- Soengkono Sidik (Abusiddik) menempati kursi Bupati dan Wabup.

“Kayaknya beliau (Soengkono) tak mungkin diberangkat lagi. Disamping sudah tak loyal, sekarang malah mau mencalonkan diri tanpa adanya koordinasi dengan PDIP”, kata Hunain Santoso, Ketua DPC PDIP Sumenep, Kamsi (4/9/2014).
Saat ini, PDIP Sumenep, imbuh Hunain, tengah focus menggodok sejumlah figure yang hendak direkom menjadi Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilkada Sumenep mendatang. Dirinya juga mempertegas komentar Said Abdullah sebelumnya, yang mengatakan PDIP akan mengusung kadernya sendiri.