Pilkada Sumenep 2015, Wabup Soengkono Bakal Ditinggal PDIP

Terbit: 4 September 2014 | 13:44 WIB

soengkono_hunain_pdip_sumenepSumenep (MaduraExpose.com)- Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2015, tensi politik terus saja memanas. Sejumlah tokoh mulai dimunculkan, sejumlah kader parpol mulai dikucilkan dan terancam tak kebagian tiket untuk maju sebagai calon bupati maupun calon wakil bupati untuk Priode 2015-2020 mendatang.

Hunain Santoso, Ketua DPC PDIP Kabupaten Sumenep kepada awak media memastikan untuk tidak lagi mengusung kader binaanya, yakni Soengkono Sidik yang saat ini menjadi Wakil Bupati (Wabup) mendampingi Busyro Karim sebagai Bupati Sumenep priode 2010-2015.

Laki-laki asal Kecamatan Ganding itu menyampaikan alasan mendasar untuk tidak lai mengusung Soengkono Sidik di bursa Pilkada mendatang, karena yang bersangkutan, lanjutnya, dianggap kader yang tidak loyal terhadap partai. Kesimpulan itu dikeluarkan setelah DPC PDIP Sumenep melakukan evaluasi jauh hari sebelumnya. Termasuk perjalanan koalasi partainya dengan PKB yang sukses mengantarkan Busyro Karim- Soengkono Sidik (Abusiddik) menempati kursi Bupati dan Wabup.

“Kayaknya beliau (Soengkono) tak mungkin diberangkat lagi. Disamping sudah tak loyal, sekarang malah mau mencalonkan diri tanpa adanya koordinasi dengan PDIP”, kata Hunain Santoso, Ketua DPC PDIP Sumenep, Kamsi (4/9/2014).
Saat ini, PDIP Sumenep, imbuh Hunain, tengah focus menggodok sejumlah figure yang hendak direkom menjadi Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilkada Sumenep mendatang. Dirinya juga mempertegas komentar Said Abdullah sebelumnya, yang mengatakan PDIP akan mengusung kadernya sendiri.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *