Capek Scroll: Baca Berita Penting Aja!!!

 


Hot Expose

Peran Legislator Perempuan di Parlemen

22
×

Peran Legislator Perempuan di Parlemen

Sebarkan artikel ini

MaduraExpose.com – Anggota DPR RI Nevi Zuairina mengatakan kaum perempuan dapat lebih idealis untuk terjun di dunia politik, ketika kaum perempuan mendapat karpet merah dari kaum laki-laki dalam ruang publik.

Hal ini disampaikannya pada seminar sosialisasi peran perempuan dalam pengawasan pemilu di Padang, Sumatera Barat.


Legislator asal PKS ini berpendapat bahwa seorang perempuan tidak dapat serta merta menjadi anggota dewan memikirkan gaji atau take home pay. Ia lebih independent manakala didukung oleh suaminya, tidak memikirkan kebutuhan untuk keluarganya karena kebutuhan itu dipenuhi oleh suaminya.

Inilah yang membuat keyakinannya terbentuk, bahwa seorang perempuan di parlemen, secara fitrah tidak mungkin menjadi korup akibat memikirkan harta kekayaan.

“Sepanjang seorang perempuan ketika berkiprah di parlemen dan mendapat dukungan penuh dari suaminya, jiwa perempuannya akan terbangun sehingga dunia politik lebih halus yang pada akhirnya di parlemen atau di legislatif menjadi institusi ramah pada perempuan. Keadaan ini akan berlaku juga bila kaum lelaki yang juga duduk di parlemen memberikan kehormatan penuh pada perempuan di parlemen”, ujar nevi.

Nevi mengatakan, seperti pada pepatah-pepatah yang sudah berlaku secara umum bahwa dibalik lelaki hebat, ada peran peran perempuan hebat di belakangnya. Untuk itu, para lelaki hebat perlu memberikan ruang yang lebih luas untuk kaum perempuan yang mendukungnya terutama di ranah publik .

Keterwakilan Perempuan di Parlemen di DPR RI dari masa- kemasa, Lanjut Nevi, sudah menunjukan peningkatan keterpilihannya sejak tahun 2004 hingga 2019. Tahun 2004 Caleg Perempuan terpilih 61 orang (11%). Pada tahun 2009 meningkat menjadi 18% atau 110 orang yang terpilih. Pada tahun 2014 menurun sedikit dari tahun 2009 menjadi 17,3 % atau 97 orang. Dan terakhir pada tahun 2019, Caleg Perempuan terpilih 118 orang (20,5%) meningkat dari tahun 2014.

---
***