MADURAEXPOSE.COM— Waktu itu, Penyanyi cantik Andien hendak tampil diperhelatan mode Jakarta Fashion Week 2014. Kebetulan pemilik suara merdu ini diajak bekerja sama dengan pencinta batik Iwet Ramadhan guna menampilkan batik Madura, Jawa Timur.

”Saya memberi gagasan visual dan Iwet yang menerjemahkannya dalam gambar,” kata Andien tentang bentuk kolaborasinya seperti dilansir Kompas.com.

Untuk rancangan motif, Andien terinspirasi oleh ketangguhan perempuan Madura, termasuk para istri nelayan yang sering ditinggal suami untuk berlayar berhari-hari. Istri nelayan Madura disebut Andien sebagai tulang punggung keluarga.

”Dari ide itu, aku menggunakan tulang punggung sebagai motif,” kata perempuan bernama lahir Andini Aisyah Hariadi itu.

Yang mengagetkan Andien atas ajakan Iwet itu bukan masalah hajatan mode karena Andien beberapa kali hadir di pekan mode, termasuk New York Fashion Week, September lalu.

Andien kaget kala mendengar batik madura. ”Aku ini, kan, orang Madura. Bapakku orang Madura, ha-ha-ha…,” ujar Andien.

Ayah Andien, Didik Hariadi, berasal dari Sumenep, Madura, Jawa Timur. Adapun sang ibu, Henny Sri Hardini, berasal dari Kebumen, Jawa Tengah. ”Jadi, yang satu gaya (bicara) Madura, yang satunya ngapak-ngapak, ha-ha-ha….”

Andien/Istimewa

Ngapak-ngapak adalah penggambaran dialek dan logat bicara gaya Jawa banyumasan. (XAR)

[kmp/fer]

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM