MaduraExpose.com—Pasca kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Calon gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, membuat kalangan umat Islam bersatu. Hal tersebut dirasakan hikmahnya oleh masyarakat Sumenep, Madura yang secara tidak langsung telah memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kepatuhan terhadap kalangan Kiai dan Ulama.

“Sejak kasus Ahok, ke takzdiman masyarakat terhadap para kiai dan ulama seakan pulih kembali. Dan ibarat orang sakit, kehadiran Kiai dan Ulama memberi kesembuhan kepada umat yang sakit imannya karena selama ini terpuruk dalam kecintaan dunia yang berlebihan,” ujar Tedy Muhtadi, Fungsionaris dari Forum Sumekar Network, Jum’at (09/12/2016).

Pihaknya berharap, kalangan kiai dan ulama yang sekaligus memahami dunia politik, hendaknya tidak patah semangat melanjutkan perjuangan para kiai yang selama belasan tahun memimpin Sumenep.

“Kami berharap akan ada penjaringan awal dari tokoh Kiai di Sumenep, yang sekiranya mampu untuk mengemban amanat rakyat dalam melanjutkan perjuangan para kiai yang telah menjadi Bupati di Sumenep. Kami melihat banyak figur mumpuni yang memiliki SDM mumpuni, salah satunya KH.Taufiqrrahman,FM Jambu Lenteng. Apalagi beliau pernah menjabat sebagai anggota dewan,” imbuhnya. [ferry]

HotNews:  Karakter Ulama Su’ dan Fitnah Akhir Zaman