Penerbangan Perintis Sepi, Bupati Sumenep Gigit Jari

0
848
Bandara Trunojoyo Sumenep

SUMENEP (MaduraExpose.Com)- Meski penerbangan komersil Bandara Turunojoyo Sumenep resmi beroperasi, ternyata antusias masyarakat tetap saja minim. Beredar kabar, jika Bupati mewajibkan seluruh SKPD dilingkungan Pemkab setempat ikut pro aktif mencari penumpang.

Kecemasan bupati ini terlihat karena tidak memenuhi target 80 persen kuota penumpang yang menggunakan Susi Air, pesawat cessna grand caravan.

“Pihak Pemkab memang diberi tugas mencari penumpang yang tujuannya untuk memenuhi target minimal 80 persen dari kapasitas pesawat 12 penumpang itu bisa tercapai”, ujar Bupati Sumenep A.Busyro Karim, Kamis (21/5/2015).

Namun demikian, Busyro menampik tudingan miring yang mewajibkan para pejabat SKPD menggunakan pesawat perintis Susi Air. Dirinya tidak menafikan, jika masa depan penerbangan perintis di Bandara Trunojoyo itu menjadi tanggung jawab moral bersama.

Sepinya pengguna maskapai penerbangan melalui Bandara Trunojoyo ini berimbas pada perubahan jadwal yang semula ditetapkan tiap hari Sabtu dan Ahad, kini digeser ke hari efektif kerja, yakni Kamis dan Jum’at.

Sementara jalur yang difungsikan tidak ada perubahan, yakni melayani penerbangan dengan rute Sumenep-Surabaya dan Sumenep-Jember. Hanya saja, untuk jalur Sumenep-Jember tetap minim penumpang.

Adapun tiket dengan rute penerbangan Sumenep-Surabaya telah ditetapkan sebesar 270 ribu per penumpang dan Sumenep-Jember Rp 235 ribu per orang dengan menggunakan pesawat cessna grand caravan berkapasitas 12 penumpang.

(m2d/fer)