Scroll untuk baca artikel
Surabaya Expose

Penembakan Polisi di Sumenep Jadi Berita Nasional, Ketum Indonesia Lanyalla Center Ikut Berang

Avatar photo
88
×

Penembakan Polisi di Sumenep Jadi Berita Nasional, Ketum Indonesia Lanyalla Center Ikut Berang

Sebarkan artikel ini

“Propam Polda wajib turun terkait pembunuhan yang dipertontonkan di depan umum itu. Dan kami masyarakat Sumenep mengecam tindakan barbar oknum ini. Ayo viralkan agar Pak Kapolri tahu persoalan ini“, imbuhnya lagi menambahkan panjang lebar.

Pria yang juga dikenal memiliki banyak media massa itu juga berharap agar kasus penembakan yang terjadi di Sumenep menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, terutama kepolisian yang memiliki tugas mengayomi dan melindungi masyarakatnya.

Seperti diketahui, meninggalnya Herman Warga Desa Gadu Timur Kecamatan Ganding Sumenep tersebut sempat mengundang perhatian aktivis Mahasiswa GMNI Sumenep. Mereka sempat melakukan aksi unjuk rasa bersama keluarga korban ke Mapolres Sumenep.

6 Tuntutan yang disepakati keluarga korban tersebut dibacakan oleh Ketua DPC GMNI Sumenep Roby Nurrahman . Berikut enam tuntutan pengunjuk rasa :

1. Kapolres Sumenep harus mengklarifikasi dan meminta maaf secara terbuka kepada keluarga, dan kepada rakyat Indonesia untuk memulihkan nama baik alm Herman dan keluarga.

2. Pecat dan pidanakan 5 oknum kepolisian yang membunuh alm Herman sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku

3. Polres wajib bertanggung jawab atas tindakan arogansi dari anggotanya yang tidak berprikemanusiaan dan berkeadilan

4. Mendesak Polres Sumenep dan polda jatim melakukan transparansi dari proses dan hasil pemeriksaan dan penyelidikan, dan penyidikan dari 5 anggota kepolisian yang membunuh alm Herman dalam bentuk berita acara yang disiarkan kepada publik

------------------------