Scroll untuk baca artikel
Expose Utama

Pemberantasan Judi Online Bersifat Transnasional, 2,1 Juta Situs Ditutup belum Cukup

Avatar photo
241
×

Pemberantasan Judi Online Bersifat Transnasional, 2,1 Juta Situs Ditutup belum Cukup

Sebarkan artikel ini
Menkominfo Budi Arie Setiadi (Humas Kominfo)

Maduraexpose.com- Upaya pemberantasan judi online yang telah dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), yang telah memutus akses lebih dari 2,1 juta situs judi online sejak 17 Juli 2023 lalu, dinilai belum cukup karena kejahatan itu bersifat transnasional, lintas sektoral dan lintas negara.

“Kami sudah menutup atau men-takedown lebih dari 2,1 juta situs judi online. Nah, apakah yang diupayakan oleh Kominfo sudah cukup? Menurut saya belum! Karena judi online sifatnya lintas sektoral juga lintas negara,” ujar Menteri Kominfo (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, dalam keterangannya seperti dilansir pada Kamis (13/6/2024).

Menurut Budi Arie, selain membentuk Satuan Tugas Pemberatasan Judi Online, Pemerintah akan mengambil langkah lanjutan untuk memutus mata rantai judi online

Dalam hal ini, Kementerian Kominfo bertugas melakukan pencegahan dan penutupan akses dari sisi hulu yang akan berkolaborasi dengan seluruh Kementerian dan lembaga.

“Langkah lain misalnya payment gateway atau sistem pembayarannya harus ditangani, karena penanganan judi online merupakan kerja bersama. Saatnya seluruh kementerian, lembaga dan instansi yang berwenang dalam pemberantasan judi online bersatu-padu untuk melakukan pemberantasan judi online di Indonesia,” tuturnya.

Menkominfo menegaskan tekad dan keseriusan pihaknya dalam melakukan pemberantasan terhadap judi online.

Diantaranya adalah terus melakukan koordinasi dengan kementerian, lembaga dan instansi terkait untuk bersama-sama memberantas kegiatan judi online.

------------------------