Peluang Petahana Menangkan Pilkada Sumenep Sangat Tipis

0
590

Maduraexpose.com- Lambat laun kekuatan Zainal Abidin-Dewi Khalifah bagai mesin pencacah tanah kerontang yang terus mengikis kekuatan pihak petahana dari paslon Busyro Karim- Achmad Fauzi.

Meski sejak awal, pihak ZA-Eva tidak tampak narsis mempublikasikan seabrek kegiatan dan tokoh-tokoh penting yang menjadi punggung kekuatan mereka dalam merebut hati masyarakat.

“Sampai detik ini, jaringan tim hingga ke daerah tak terjangkau terus kami lakukan. Sengaja gerakan Pak ZA kami buat silent, untuk mengecoh pihak lawan”, tutur KH.Ramdhan Siraj, Ketua Pemenangan pasalon Zainal Abidin-Dewi Khalifah saat berbincang dengan Maduraexpose.com.

Secara diam-diam, gerakan bawah tanah dari tim pemenangan ZA-Eva tampaknya mulai diwaspadai oleh pihak petahana. Itu terlihat dari makin gencarnya kubu Busyro melakukan kunjungan disejumlah kecamatan.

“Hari ini Pak Bupati ada acara di Kecamatan Ganding Mas”, ujar salah satu pegawai negeri di Kecamatan Ganding yang meminta identitasnya disembunyikan.

Bahkan Cawabup Ahmad Fauzi, pada pertemuan dengan beberapa wartawan, beberapa waktu lalu di Hotel Utami menyampaikan secara terbuka, agar para pendukungnya tidak galau.

“Pendukung (saya) tidak usah galau, saatnya kita sambut kemenangan melawan musuh-musuh kita”, tukasnya didepan beberapa pendukung utama yang kebetulan hadir dalam acara halal bihalal dengan kalangan awak media.

Terlepas dari itu semua, banyak kalangan justru membaca kegelisahan dari paslon Busyro-Fauzi makin tampak ke permukaan, setelah munculnya beberapa rilis dari lembaga survey yang menyatakan paslon Zainal-Eva lagi-lagi unggul dalam merebut hati masyarakat Sumenep.

Bulan Maret lalu misalnya, Lembaga survei “Indepth Research” mencatat calon bupati Sumenep pendatang baru (non petahana) sangat berpeluang untuk menang pada yang dijadwalkan 9 Desember 2015.

“Pendatang baru jauh berpotensi memenangkan Pilkada Sumenep dibandingkan calon petahana”, ujar Kepala Konsultan Lembaga survei “Indepth Research” Andri Riswandi kepada awak media di Surabaya.

Belum lagi beredar rumor, kalangan guru madrasah ditengarai akan memberikan dukungannya kepada pihak pendatang baru atau calon bupati selain incumbent.

FERRY ARBANIA