Sampang (MaduraExpose.com)- Keluarga almarhum Sarmuna (65) korban tabrak lari yang tewas di Jalan Suhada, Sampang (19/9) lalu mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat menuntut agar pelaku diproses secara adil.

Keluarga korban menyampaikan kekecewaannya didepan Komisi I DPRD Sampang, karena sampai detik ini, Rozak, sopir yang diduga kuat sebagai sopir truk yang menewaskan korban. Apalagi pelaku menabrak korban hingga tewas dan membuang mayatnya di wilayah Bangkalan.

“Kami datang ke Gedung DPRD ini supaya kasus ini dip roses secara hokum dengan seadil-adilnya”, ujar Puji Raharjo, salah satu keluarga korban.

Dirinya menilai tindakan sopir truk yang menabrak korban dan membuangnya seperti binatang itu merupakan tindakan yang sangat keji dan pelakunya harus di tindak sesuai koridor hokum.

Tuntuan yang sama disampaikan Bardi menantu korban yang meminta aparat penegak hokum berbuat adil dan segera menangkap sopir truk yang telah menewaskan Sarmuna mertuanya.

”Terus terang kami sangat kecewa karena sopir truknya belum ditangkap”, sesalnya.

Seementara Faqih Anis Fuadi, Sekrestris Komisi A DPRD Sampang berjanji menindak lanjuti pengaduan keluarga korban melalui institusinya.

“Oleh karena korban tabrak lair mendapat perlakukan tak layak. Kami siap menindak lanjuti kasus ini”, janjinya.

(bim/fer)