Malang, MaduraExpose.com- Ribuan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kota Malang, Jawa Timur, disinyalir belum mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).
Ketua Paguyuban UMKM Kota Malang, Septarina Eko Dewi, mengatakan belum berizinnya ribuan pelaku usaha tersebut tidak terlepas dari kendala persyaratan yang cukup sulit dipenuhi.
“Banyak diantara pelaku usaha yang tidak bisa memenuhi persyaratan untuk SIUP misalnya harus memiliki izin gangguan atau hinder ordonantie (HO) maupun izin mendirikan bangunan (IMB),” kata Septarina, Jumat (21/11/2014).
Menurutnya syarat tersebut tidak bisa dipenuhi karena tidak sedikit diantara pelaku usaha itu yang status tempat usahanya masih mengontrak atau merupakan milik orang tua.
Sehingga untuk mendorong agar pelaku usaha mikro tersebut memiliki izin usaha maka Pemkot Malang harus memberikan kemudahan persyaratan. Bahkan kalau perlu memberikan insentif kepada mereka.
“Setidaknya bisa meniru kota Batang Jawa Tengah dimana untuk mengurus SIUP hanya membutuhkan foto kopi KTP, surat keterangan domisili, dan surat pernyataan dari pemilik usaha yang bersangkutan. Sementara kota Malang prosedurnya relatif berbelit dan membutuhkan biaya,” jelas dia.
Sementara itu Pemkot Malang berencana melakukan penyederhanaan persyaratan untuk pengurusan perizinan UMKM agar ke depan usaha yang ada itu bisa berizin dan memiliki daya saing.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, mengatakan untuk memberikan layanan pengurusan perizinan itu akan melibatkan beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait.
Rencananya pada 2015 Disperindag akan mengajak SKPD terkait membahas rencana penyederhanaan perizinan UMKM tersebut. Melalui koordinasi dengan lintas SKPD diharapkan ada sebuah kesepahaman antar SKPD terkait dalam memberikan layanan terhadap pelaku UMKM dalam hal pengurusan perizinan sehingga dapat mendorong percepatan pengembangan UMKM di kota Malang.
“Data Disperindag Kota Malang menyebutkan hingga kini yang sudah mengantongi izin baru 853 UKM dari berbagai bidang usaha. Sedangkan mayoritas belum berizin,” ujarnya.
Para pelaku usaha belum mampu melengkapi persyaratan yang ditentukan utamanya belum memiliki izin gangguan atau HO. Untuk itu pihaknya berjanji akan melakukan pendampingan terhadap UMKM yang merasa kesulitan untuk mengurus perizinan usahanya.
(bisniscom)

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)

![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)