Program pengurusan ijin usaha online untuk mempermudah layanan perijinan ke masyarakat oleh Bupati Sumenep patut dipertanyakan. Pasalnya,oknum petugas dari BPPT meminta uang ke pengusaha alat dapur di Desa Kalianget, Sumenep, Madura Jawa Timur.

” Kamis kemarin, sekitar pukul 11.00 siang, sekitar 10 orang lebih petugas yang mengaku dari BPPT Sumenep datang kerumah saya menyurvei tempat usaha bapak,” Kata Indra, anak seorang pengusaha alat dapur. Jum’at (5/8/2016)

Saat tiba di rumah, petugas itu meminta dibelikan rokok per orang satu bungkus, dan uang sebesar Rp 50.000 juga per orang.

Indra anak pengusaha yang saat ini bekerja di RRI mengaku kaget, ketika mendengar dan melihat sikap dari BPPT.

“menurutnya sangat tidak pantas bila abdi negara memiliki sikap yang demikian,” Kata Indra menjelaskan.

Sementara itu, Abd Madjid, Kepala BPPT ketika dikonfirmasi melalui hand phone nya, mengakui hal tersebut, namun itu bukan minta melainkan diberi oleh tuan rumah.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

” Bila keberatan terhadap pemberian itu pihaknya siap untuk mengembalikan uang dan rokok yang sudah diberikan itu,” Kata Madjid menegaskan. [s]

HotNews:  Khawatir Perburuk Keadaan, Ketua Demokrat Sumenep Akan Panggil Indra Wahyudi