MADURAEXPOSE.COM–Kata orang, laki-laki dan perempuan itu berbeda. Kalau laki-laki lebih memikirkan logika, perempuan sih biasanya lebih menggunakan perasaannya ketika melakukan sesuatu.

Bahkan nggak cuma itu, untuk urusan buang air kecil pun, laki-laki dan perempuan dibedakan juga caranya, lho. Kalau perempuan buang air sambil duduk, laki-laki sih berdiri pun bisa. Padahal cara pipis dengan berdiri, secara medis adalah cara buang air kecil yang salah lho! Bahkan jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama, justru bisa mengganggu kesehatanmu. Nah lho, kok bisa?

Kalau kamu sering pergi ke tempat-tempat umum seperti mal, kantor, taman, atau area publik lainnya, kamu pasti sering mendapati toilet yang dikhususkan untuk laki-laki selalu terpasang urinoir menggantung di tembok sehingga mengharuskannya untuk pipis dalam keadaan berdiri.

Nah cara pipis seperti ini memiliki unsur tidak menyehatkan, karena seperti dikutip brilio.net dari Mentalfloss, Kamis (2/7), kencing berdiri dapat menimbulkan risiko untuk terserang penyakit kencing batu lebih besar.

Penyakit kencing batu bisa dialami oleh seseorang akibat terjadi pengendapan air seni di dalam kandung kemih sehingga menyebabkan zat konsentratnya mengendap. Endapan inilah yang akhirnya tersusun membentuk batu kandung kemih. Salah satu penyebab terjadinya kencing batu adalah karena cara pipis dengan berdiri ini. Lalu gimana sih cara buang air kecil yang benar?

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Nah saat pipis sebaiknya dilakukan dengan cara jongkok. Kenapa begitu sih? Buang air kecil dengan cara berjongkok justru membuat kandung kemih menjadi tertekan sehingga semua air seni kita akan keluar dari tubuh sampai tuntas tak bersisa.

Hal ini sesuai fakta medis bahwa peningkatan tekanan intra perut akan membuat peningkatan tekanan intra vesica (kandung kemih) yang membuat aliran urin yang dikeluarkan menjadi lebih baik.

Coba bayangkan kalau kita kencing sambil berdiri, pasti masih akan ada sisa air kencing yang tertinggal sebagian di dalam tubuh. Ya kan? kalau dibiarkan terjadi terus secara statis, pembentukan batu kandung kemih bahkan bisa lebih cepat terjadi. Hiii seram ya?

Selain itu, saat kita buang air kecil dengan jongkok biasanya diikuti dengan membuang gas sisa metabolisme tubuh alias yang sering kita sebut dengan kentut.

Karena manfaat baiknya inilah kenapa buang air kecil dengan berjongkok disebut sebagai cara kencing yang baik bagi kesehatan. Coba deh kamu ingat-ingat lagi, pernah nggak kamu kentut saat pipis dengan cara berdiri? Jarang atau bahkan nggak pernah sama sekali kan?

Masih nggak percaya? Bahkan dalam Quran pun, Rasulullah SAW pun melarang untuk kencing berdiri sebab sama seperti penjelasan secara medis, kencing berdiri menimbulkan sisa air seni yang bisa menjadi kerak sehingga bisa menimbulkan gangguan kesehatan.

Selain itu, kencing berdiri juga merupakan cara kencing yang sering dilakukan oleh hewan. Manusia yang merupakan ciptaan Allah dengan derajat yang tinggi harusnya memiliki pembeda dibandingkan makhluk-makhluk yang lain. Jadi, sekarang sudah mengerti kan alasannya?

(brl/swh/net)