Ilustrasi: Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi, meresmikan Masijd Abdullah Syechan Baghraf, di Desa Jate Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, Sabtu (4/6).

[vc_row][vc_column][vc_column_text]MADURAEXPOSE.COM, SUMENEP–Pembangunan masjid diareal Pemkab Sumenep menuai polemik setelah dilakukan auit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), meski hal tersebut mendapat bantahan berdasarkan pelaksanaan yang diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB).

Polisi PDI Perjuangan menilai, pembangunan masjid di areal Pemkab itu tidak ada temuan BPK yang mengarah kepada kerugian negara, meski nilai proyeknya mencapai miliaran rupiah.

“Saya kira sudah tidak ada masalah dengan hasil audit BPK. Dan pelaksanaannya sudah sesia dengan prosedur. Apalagi urusan masjid pasti tidak main-main,”demikian Achmad Fauzi menjawab pertanyawan wartawan dilansir Maduraexpose.com, Selasa 21 Jul 2020.

Achmad Fauzi yang saat ini mencalonkan diri sebagai kandidat Pilkada berpasangan dengan Nyai Dewi Khalifah ini merinci bahwa proyek pembangunan masjid dituntaskan antara 2018-2019 dan tak ada masalah.

Achmad Fauzi yang juga keponakan dari Ketua Banggar DPR RI ini merespon positif hasil temuan anggota DPRD yang sempat mencuat di media massa. Koreksi dari legislatif, menurutnya sebagai bahan evaluasi bagi Pemkab Sumenep dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, termasuk masalah pembangunan masjid Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Atas keritik saudara kita di parlemen, Kami sampaikan terimakasih. Kalau ada hal yang dianggap tidak sesuai harapan, maka hal itu menjadi masukan dalam prosese perbaikan dan pembenahan untuk menghasilkan kerja nyata yang lebih sempurna,” tandasnya.

Inilah penampakan masjid di area Pemkab Sumenep menjadi sorotan anggot DPRD Sumenep./Istimewa

Disinggung soal menterengnya bangunan masjid dilingkungan kantor Pemkab Sumenep, Achmad Fauzi menyebutnya sebagai bentuk kecintaannya terhadap Islam dan kewajiban umatnya untuk selalu memakmurkan masjid.

“Justru kita bersyukur bisa membangun Masjid yang megah dan mentereng. Masjid itu kan rumah Allah. Kita berharap akan menambah gairah kita dalam memakmurkan masjid. Insya Allah ibadahnya akan terasa lebih nyaman dan khusu’,”tutup Achmad Fauzi. Editor: Ferry Arbania[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]