LSM Lidik Hukum & HAM Tuding Kejari Lemot Tangani Kasus Raskin Ratusan Kades

Terbit: 21 November 2016 | 23:38 WIB

LSM Lidik Hukum & HAM Tuding Kejari Lemot Tangani Kasus Raskin
MADURAEXPOSE.COM– Lambannya proses penanganan kasus raskin yang dilaporkan oleh Ketua LSM Lidik Hukum & HAM A.Effendy beberapa bulan lalu hingga saat ini masih menjadi tanda tanya besar

Apalagi persoalan tersebut,lanjut Pepeng,panggilan akrab A.Effendy, terlapor itu melibatkan ratusan kepala desa sebagai , baik Kepala Desa kepulauan maupun daratan yang tersebar di beberapa kecamatan.

“Sudah terlalu lama kami menunggu kejelasan dari hasil penanaganan kasus dugaan penyelewengan raskin oleh hampir semua oknum kepal desa di seluruh Kabupaten Sumenep. Apa mungkin penyidik Kejaksaan Negeri Sumenep tak bernyali menuntaskan kasus ini,” ujar A.Effendy, Ketua LSM Lidik Hukum & HAM Sumenep kepada Maduraexpose.com, Senin 21 Nopember 2016.

Pepeng meragukan keberanian penyidik di Kejari yang menangani laporan kasus dugaan penyimpangan raskin tersebut, karena resikonya berhadapan dengan ratusan kepala desa. Bahkan dirinya mengaku heran, saat dirinya menyakan hasil perkembangan kasus tersebut kepada Kasi Intel.

“Waktu saya tanya langsung hasil penaganan laporan saya, Pak Kasi Intel Kejari malah minta saya mengajukan secara tertulis. Saya ikuti aja keinginannya, namun kenyataanya sampai sekarang belum juga ada tanggapan,” imbuh Pepeng dengan nada emosi.

Untuk diketahui, Pepeng melaporkan ratusan kepala desa di Sumenep terkait penyimpangan atau penyalah gunaan raskin itu pada 29 Maret 2016 silam.

Sementara Kasi Intel Kejari Sumenep Rahadian Wisnu hingga berita ini diunggah belum bisa dikonfirmasi. Pesan singkat yang juga dikirim melalui ponsel pribadinya belum ada tanggapan. [Ferry]

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *