Kisruh Pasar Anom Baru: Pemkab Bantah Terima Uang ‘pelicin’ Rp 63 M

Terbit: 14 Juni 2015 | 02:51 WIB

Sumenep, MaduraExpose.com- Belum tuntasnya pembangunan pasar anom baru Sumenep menuai kritik tajam dari banyak kalangan, termasuk dari kalangan Mahasiswa setempat.

Bahkan, sejumlah aktivis yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, baru-baru ini menuding adanya aliran uang tunai yang diduga masuk kekantong pejabat Pemkab, meski hal itu dibantah oleh pihak Pemkab yang disampaikan melalui Sekdakab Hadi Sutarto.

Dugaan aliran dana yang ditengarai mencapai Rp 63 miliar itu disangkakan kepada oknum pejabat yang diduga terima uang ‘kompromi’ dari pihak-pihak tertentu yang berkepentingan atau dinilai memiliki benang merah terhadap tanggung jawab mega proyek pasar anom baru Sumenep agar tidak dipersoalkan.

“(Pemberian uang tunai oleh investor ke Pemkab) itu tidak benar”, ujar Hadi Sutarto, Sekdakab mewakili Bupati Sumenep saat tatap muka dengan puluhan pengunjuk rasa, dihalama Pemkab Sumenep, Sumenep, Madura, Jawa Timur pada 8 Juni 2015 kemarin.

Ia menjelaskan, pembangunan Pasar Anom Baru yang dilakukan pihak investor tersebut akan dituntaskan pengerjaannya pada tahun ini.

Mendengar penjelasan Sekdakab ini, kalangan aktivis mahasiswa terlihat belum puas karena keterlambatan pembangunan mega proyek Pasar Anom tersebut, versi pengunjuk rasa, dinilai sebagai bentuk kegagalan Pemerintahan Abussidik (A.Busyro Karim- Soengkono Sidik) dalam memimpin Sumenep selama hampir 5 tahun.

(m2d/bbs/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *