Ketua PDIP Pamekasan Terindikasi Gelapkan Uang Jaminan ASKESKIN

0
1563

Pamekasan, MaduraExpose.com- Uang jaminan Jamkesmas untuk kalangan kurang mampu asal Dusun Laok Lorong Desa Batukerbuy, Kecamatan Pasean, Pemekasan, yang merupakan korban dugaan penganiayaan bermotor.
keluarga-korban-meninggal-pasean-pamekasan
Di sinyalir kuat, uang jaminan telah di tilap Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan dengan mudus pura-pura membantu mengurusi di RSUD dengan menyuruh ketua PAC PDI P Tlanakan(Juanda) agar membantu mengurusi segala persaratan yang di butuhkan di Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Pamekasan.

Korban kecelakaan kendaraan bermotor yang diketahui bernama MAHFUD RIDHOI(SMU) putra dari Bapak ADRA’I, dengan Lokasi Kejadian di Jalan Waru Timur pada tanggal 5 November 2013 pukul 16.30 Wib sialm.

Korban di rawat di Puskesms Waru untuk selanjutnya dirujuk ke RSUD Pamekasan pada hari kejadian itu juga, sekitar pukul 18.00 Wib. Korban di rawat di rumah sakit daerah selama empat hari, tepatnya di ruang Zal D, sejak tanggal 9 November 2013 sekira pukul 21.00 . Sayangnya, nyawa korban tak tertolong dan meninggal Dunia.

Sejak korban di rawat di RSUD Pameaksan, keluarga korban belum sempat melengkapi surat-surat persayaratan untuk Jamkesmas guna membayar uang jaminan ke loket RSUD sebesar Rp 1.400.000 (Satu Juta Empat Ratus Ribu Rupiah).

Setelah semua persyaratan lengkap, pihak keluarga korban di sarankan oleh Drs.Syaiful Bahri, Ketua DPC PDIP Pamekasan menyarankan keluarga korban agar di kasihkan ke Bawahannya benrama Juanda yang menjabat sebagai Ketua PAC Tlanakan.

“Biar Dia yang mengurusnya sampai selesai karena Dia memng yang di patok oleh Partai. Untuk membantu masyarakat yang kurang mampu ” ujar keluarga korban menirukan ucapan Syaiful Bahri saat itu.

Sementara keluarga korban, karena repot mengurus korban yang sudah meninggal apalagi terjadi perkara tidak sempat mengurus administrasi sendiri.

“Biar segala sesuatunya percayakan kepada pak Syaiful dan Pak Juanda selaku Pejabat Publik untuk Partai PDI P yang mau menghadapi PILLEG waktu itu”, imbuhnya.

Selang beberapa hari keluarga korban menanyakan ke Pak Juannda yang membantu pengurusan administrasinya katanya Uang jaminan ke RSUD sudah di terima dan di kasikkan ke Ketua DPC PDIP Pamekasan, yakni Syaiful Bahri .

setelah satu tahun lebih dari kejadian adanya dugaan penggelapan uang jaminan RSUD milik keluarga kurang mampu tersebut, MaduraExpose.com berusaha melakukan konfirmasi by phone terhadap JUANDA. Namun yang bersangkutan tampak kaget dan terheran-heran.

“.Aduh kok bisa ya, uangnya sampai sekarang belum di kasihkan. ini sudah setahun lebih . Padahal sudah saya terima langsung dari RSUD dan di serahkan ke Pak Ketua “, jelas Juanda penuh keheranan.

Ketua DPC PDIP Pamekasan selain di duga mengembat/menilap Pengembalian uang Jaminan Perawatan korban kecelakaan meninggal RSUD Pamekasan dari keluarga kurang mampu, pihaknya juga dianggap telah mencoreng nama Partai PDI Perjuangan, yang saat ini menjadi partai penguasa.

Sementara Syiaful Bahri, hingga berita ini di unggah, belum bisa di konfirmasi terkait benar tidaknya tentang dugaan penggelapan uang jaminan kecelakaan tersebut.

(ZAF/FER)