
Maduraexpose.com- Beberapa waktu lalu, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Front Aktivis Mahasiswa Sumenep (FAMS) menggelar aksu unjuk rasa mendesak aparat penegak hukum segera jemput bola mengusut kekayaan Sitrul Arsy yang diduga menanjak drastis sejak dirinya menjabat sebagai Direktur PT Wira Usaha Sumekar (WUS).
PT.WUS sendiri merupakan perusahaan daerah yang berafiliasi kepada  Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Versi mahasiswa, Sitrul diduga kuat memiliki banyak aset di beberapa kabupaten di Madura.
Hazmi, yang bertindak sebagai korlap aksi saat itu menyebutkan beberapa aset yang mencurigakan tersebut antara lain berupa Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) di Kabupaten Pamekasan, satu unit toko di kawasan Bangselok, Kota Sumenep senilai Rp 350 juta dan satu unit rumah mewah di kawasan Perumahan Bumi Sumekar senilai Rp 400 juta.
“Tak hanya itu, Direktur PT WUS juga diduga memiliki sejumlah aset lainnya bernilai miliaran rupiah. Ini harus diusut tuntas oleh penegak hukum”, tandas Hazmi, korlap aksi saat melancarkan aksinya pada Kamis 12 Februari 2015 lalu.
Kecurigaan aktivis FAMS ini diperkuat dengan income yang sangat mengecewakan dari hasil pengelolaan PT WUS selama dipegang oleh SItrul Arsy sebagai direktur.
Pihaknya juga menyayangkan sikap ‘dingin’ bupati Sumenep yang terkesan ‘tidak berani’ untuk mencopot Sitrul Arsy dari jabatannya. Ia juga bilang, bertambahnya kekayaan Direktur PT WUS belakangan ini jelas mengundang kecurigaan banyak kalangan.
“Uang yang digelontorkan ke PT WUS  itu uang rakyat. Kalau memang benar sejumlah kekayaan dan aset yang dimiliki Sitrul itu bersumber dari BUMD, ini jelas merugikan rakyat”, tandasnya menambahkan.
Untuk itu, pihaknya mendesak Bupati Busyro segera mencopot Sitrul dari jabatannya agar pengelolaan keuangan melalui PT WUS berjalan sesuai harapan masyarakat Sumenep.
“Harusnya Bupati Sumenep tegas menyikapi persoalan serius yang berkaitan dengan aset daerah melalui PT WUS ini. Copot saja dan ganti dengan Direktur yang lebih bertanggung jawab dan profesional“pungkasnya penuh harap.
(Zam/Fer)

![UPAYA PENEGAKAN HUKUM: Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, saat memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menyeret sejumlah pengusaha besar.[Sumber: Dokumentasi Resmi Instagram @kpk_official] UPAYA PENEGAKAN HUKUM: Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, saat memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menyeret sejumlah pengusaha besar.[Sumber: Dokumentasi Resmi Instagram @kpk_official]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775108953/kpk-panggil-pengusaha-rokok-kasus-bea-cukai_jk0atq.jpg)
![Prof. Mahfud MD [Foto: Tangkapan Layar Youtube Mahfud MD Official] Prof. Mahfud MD [Foto: Tangkapan Layar Youtube Mahfud MD Official]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1774736793/mahfud-md-sentil-kpk-tahanan-rumah-yaqut_kh23mn.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
