MADURAEXPOSE.COM,SUMENEP–Apes nasib Tono Bin Munitrah , karyawan Koperasi Maju Bersama Kabupaten Pamekasan, karena pria yang tinggal di Dusun Pandiyan Desa Seddur Kecamatan Pakong, Pamekasan ini tertangkap polisi karena kedapatan membawa naekotika.

Saat ditangkap, tersangka tengah nongkrong di salah satu Warung Kopi di Desa Pareba’an Kecamatan Ganding, Sumenep, Madura.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan 1 poket/kantong plastic klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 0,29 gram, 1 bungkus rokok merk Sampoerna Mild warna putih berisi 6 (enam) batang rokok sebagai tempat menyimpan sabu.

Barang bukti lainnya yang berhasil diamankan berupa sobekan kertas Alumunium foil warna merah sebagai bungkus sabu. Kemudian 1 (satu) buah HP merk Nokia warna orange dan
1 unit sepeda motor merk Honda Versa 150 warna hitam No.pol: L-6108-ZQ berikut STNKnya.

“Informasi dari masyarakat bahwa terlapor disamping sebagai karyawan koperasi yang tugasnya menagih cicilan uang pinjaman kepada Nasabahnya juga diketahui sering membawa sabu, kemudian dilakukan penyelidikan dan didapat informasi kalau terlapor membawa sabu saat itu berada di Warung Kopi Desa Pareba’an Kec. Ganding”,terang AKP suwardi, Kasubag Humas Polres Sumenep, Rabu 25 Oktober 2017.

Selanjutnya setelah positif petugas langsung melakukan penggeledahan dalam rangka penangkapan, dimana dari tangan tersangka ditemukan barang bukti tersebut diatas dan setelah ditunjukkan saat itu terlapor mengakui adalah barang milik terlapor.

“Kemudian terlapor berikut barang buktinya dibawa ke Polres Sumenep guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” imbuhnya.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Tersangka akan dijerat dengan pengetrapan pasal : 114 ayat (1) sub. Psl 112 ayat (1) UU 35 Tahun 2009 ttg Narkotika. (Ferry)

HotNews:  Jejak Digital Indra Wahyudi, Dari Ecek-Ecek Hingga Nyaris di Bogem Pegawai RSUD Sumenep