Kang Nur: Warga Tak Aman, Kapolsek Guluk-Guluk Harusnya dicopot!!!

Terbit: 29 Januari 2015 | 21:00 WIB

Sumenep, MaduraExpose.com- Situasi kemananan dan ketertiban masyarakat di Desa/Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep pasca Pilkades serentak akhir 2014 lalu makin tak menentu.

Berbagai aksi kejahatan seperti pencurian hewan berupa ternak sapi kian merajalela, belum lagi tindak kekerasan hingga teror potasium membuat kehidupan warga setempat merasa tak aman. Hingga sejumlah tokoh menyebutnya dengan istilah “Poso-nya Sumenep” yang perlu tindakan serius dari para petinggi kepolisian setempat.

“Pasca Pilkades serentak, situasi keamanan Desa Guluk-Guluk sudah mencapai klimaks dan kalau boleh saya bilang, situasi kamtibmas didesa itu makin kacau”, kecam Kang Nur dari Lembaga Sumekar Network, Kamis (29/1/2015).

Pihaknya meminta pimpinan Polres Sumenep untuk mengevaluasi kinerja Kapolsek Guluk-Guluk, Iptu Rasidi yang selama ini dinilsi tidak mampu menggerakkan personelnya menetralisir berbabagai rangkaian tindak kejahatan dan teror potasium di wilayah hukum Polsek setempat.

“Dilihat dari rangkaian berbagai tindak kejahatan dan kekerasan selama beberapa bulan terakhir di Guluk-Guluk, kami menilai, Kapolsek Iptu Rasyidi telah gagal menciptakan suasana kamtibmas diwilayahnya”, imbuhnya.

Kang Nur juga mengecam penyerangan Rumah Subli (46), warga Dusun Congaben, Desa/Kecamatan Guluk-Guluk, yang ‘diserang’ dengan alat peledak yang diduga bondet atau bom ikan hingga sebagian rumah korban hancur.

Informasi yang diperoleh MaduraExpose.com menyebutkan, sebelum terjadi serangan ‘bondet’, rumah korban sering jadi ‘mangkalnya’ anggota Polsek yang bertugas patroli.

Pemilik rumah yang jadi sasaran teror tersebut adalah Subli (46), dan istrinya Risfatul Aini (35). Saat kejadian korban sedang tidur diteras rumahnya bersama dua anak korban yang masih balita, yakni Dwi Fatmawati (7), dan Sitti Wafiroh (4).

(Ari/Fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *