Kades Pabian Klaim Sudah Bantu Nenek Fatimah Sesuai Prosedur

0
948
PALING KANAN: Akhamd Madani, Kepala Desa Pabian, Sumenep, Madura, Jawa Timur./Foto: Ferry Arbania/Maduraexpose.com.

MADURA EXPOSE–Kepala Desa (Kades) Pabian, Akhmad Madani mengaku turut prihatin dengan kondisi rumah yang dihuni Bu Fatimah, seorang wanita lanjut usia (lansia) yang tinggal di Dusun Satelit, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pernyataan itu disampaikan Akhmad Madani, saat dihubungi Tim Liputan TVMadura.com dan MaduraExpose.com di kantornya pada Selasa siang (19/7/2015).

Selama ini pihaknya sudah memberikan semua bantuan kepada lansia tersebut semua bantuan yang dialokasikan melalui pemerintahan desa, seperti beras miskin (raskin) yang saat ini berganti nama rastra.

“Selama ini Bu Fatimah selalu kebagian bantuan seperti raskin, Kartu Perlindungan Sosial (KPS) dan bantuan lainnya. Cuma kalau bantuan rumah tidak layak huni belum dapat. Beberapa tahun lalau kami sudah mengajukan namun sampai detik ini belum terealisasi,” ujar Akhmad Madani, Kepala Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (19/7/2016).

Madani juga menyampaikan reaksi pemberitaan yang ditulis MaduraExpose.com terkait nasib Bu Fatimah sebelumnya, yang langsung mendapat respon positif dari pihak Camat Kota dan Dinas Sosial yang langsung meninjau langsung keberadaan lansia tersebut.

Madani juga menjelaskan prihal rumah Bu Fatimah yang digembok dari luar itu memang benar. Kendati ada alasan yang disampaikan oleh anaknya, bahwa dirinya tiap malam ada dirumah ibunya dan baru pulang jam 5 kerumah istrinya di Kalianget.

Pernyataan Joko ini bertentangan dengan keterangan sejumlah kerabat dekatnya yang menyaksikan lansgung kondisi rumah lansia tersebut selalu dalam keadaan sepi dan pintu rumah selalu terlihat terkunci dari luar. [Ferry]

[ferry]