Jika Terus Berkata Tak Melacur, Nikita Mirzani Bisa Dihukum

0
1883

MADURAEXPOSE—Direktorat Pidum Bareskrim menantang Nikita Mirzani untuk terus melanjutkan kebohongannya di depan publik jika dia tidak pernah melacurkan dirinya kepada lelaki hidung belang bersama dengan Puty Revita.

“Saya imbau dia (Nikita) untuk tetap konsisten dengan statement (kebohongan) dia sampai ranah pengadilan. Kalau dia di pengadilan masih begini (tetap bohong) maka dia akan dikenai Pasal 242 KUHP tentang memberikan keterangan palsu,” kata Kasubdit III Dit Tipidum Kombes Umar Surya Fana di Mabes Polri Kamis (7/1).

Menurut Fana jika sampai Nikita berani berbohong di depan pengadilan kelak, saat dia duduk sebagai saksi bagi dua muncikari yang menjual dirinya yaitu F dan O, maka gampang bagi polisi untuk menersangkakan artis yang penuh kontroversi itu.

“Dia akan jadi tersangka (kasus memberikan keterangan palsu). Para pihak bisa melapor polisi misalnya pengacara tersangka (A dan F) melapor maka Nikita akan kita proses,” lanjutnya.

Menurut Umar kebohongan yang diumbar Nikita saat ini dalam berbagai road show dan jumpa pers bahwa dia bukan pelacur memang tidak punya konsekuensi hukum karena dia hanyalah korban dalam kasus pelacuran bertarif jutaan itu.

Tetapi kebohongan semacam tidak diterima di pengadilan. Itu karena keterangan di pengadilan di lakukan di bawah sumpah dan memberikan kesaksian palsu di depan pengadilan bisa berbuah pidana.

“Dia (Nikita) road show keliling bilang bukan korban (terlibat pelacuran). Nah, ini yang tadi saya bilang, kalau dia terus begini, sampai di pengadilan keterangannya masih seperti ini, bisa dijerat pidana,” ancam Umar.

Seperti diberitakan Nikita dan Puty ditangkap saat hendak bertransaksi seks di hotel berbintang lima pada 10 Desember malam oleh polisi yang menyamar hendak memakai jasa mereka.

Bersama mereka juga ditangkap dua orang muncikari berinisial O dan F yang mendapatkan keuntungan dari bisnis esek-esek bertarif jutaan rupiah itu.

Belakangan dari O dan F polisi mendapatkan nama A yang mengendalikan keduanya dalam bisnis haram ini. A sudah jadi tersangka dan dicari polisi.

O dan F telah ditahan sementara kedua artis dikirim ke Dinas Sosial untuk pembinaan namun kemudian kedua artis itu juga dilepas tanpa harus melalui proses rehabilitasi di panti sosial.

Kedua orang itu dilepas polisi yang bekerja berdasarkan UU TPPO dikaitkan dengan Keppres 69/2008 tentang Satgas pemberantasan TPPO. Berdasarkan UU itu mereka terklasifikasi sebagai korban.

Farouk Arnaz/JAS
BeritaSatu.com
Nikita Mirzani Bisa Dihukum Jika Terus Berkata Tak Melacur