Sejumlah pengurus elit Parpol saat di Kantor KPU Sumenep. (Foto:Maduraexpose.com)

Ditengah gencar-gencarnya pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep priode 2015-2020 dalam upaya merebut hati calon pemilih, tampaknya tidak sepenuhnya mempengaruhi pikiran dan hati rakyat, terutama kalangan petani tembakau, yang saat ini mulai panen bergiliran.

“Kami lebih fokus ngurus tembakau kami yang sudah panen. Dari dulu harganya segitu terus, naik turun. Jujur saja, kalau ada calon bupati yang mau lebih peduli memperjuangkan harga tembakau, kami pasti sepakat memberikan dukungan pada Pilkada nanti”, ujar Taufik Usman, salah satu petani kepada Maduraexpose.com, Senin 31 Agustus 2015.

Menurutnya, sejauh ini, tata niaga tembakau di kabupaten Sumenep, belum sepenuhnya memberikan jaminan harga ke level yang lebih tinggi berdasarkan kualitas yang ada.

“Semoga ada pemimpin Sumenep yang benar-benar peduli terhadap nasib petani. Bukan sekedar janji politik yang membosankan. Sepertinya, tata niaga tembakau kita masih kalah dengan Pamekasan”, imbuhnya.

(mex/fer)

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM