IPW Sebut Polri Hanya Berani Sama Wong Cilik

Terbit: 30 Oktober 2014 | 23:07 WIB

MaduraExpose.com- Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, menilai penangkapan yang dilakukan anggota Bareskrim Mabes Polri terhadap pelaku penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi), MA (23), aneh dan diskriminatif.

“Kasus penangkapan MA, buruh tusuk sate yang dituduh menghina Jokowi, Polri bersikap aneh dan diskriminatif,” ujar Neta Kamis (30/10/2014).

Dia mengatakan, jika yang melakukan penghinaan rakyat kecil, Polri bekerja sangat cepat dan segera melakukan penangkapan. Namun jika yang melakukan penghinaan adalah orang kuat dan berpengaruh, Polri berdalih dan berputar-putar serta tidak segera melakukan penangkapan.

“Lihat saja kasus Tabloid Obor Rakyat yang sampai sekarang dua tersangkanya belum ditangkap dan ditahan Polri,” lanjutnya.

Neta melihat dalam kasus penangkapan buruh tusuk sate yang dituduh menghina Jokowi menunjukkan Polri sangat berani dengan orang kecil dan tidak punya pengaruh. Sebaliknya, polisi sangat takut dengan orang kuat yang punya pengaruh.

Neta berharap dengan ditangkap dan ditahannya MA, Polri juga segera menangkap dan menahan dua tersangka kasus Tabloid Obor Rakyat serta memburu tersangka lain.

“Terutama yang membiayai tabloid yang dituduh sudah menghina Jokowi. Jika hanya berani menangkap buruh tukang sate yang dituduh menghina Jokowi, elite-elite polri akan dengan mudah dituding publik bahwa mereka hanya bersikap mencari muka ke Jokowi dan hanya bisa membangun pencitraan belaka,” tegas Neta.

(ROL/OKZ/V-IS)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *