MADURA EXPOSE– Tiga orang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dipastikan ikut tenggelam bersama penumpang kapal lain, yang tenggelam di Pantai Batu Layar, Sungai Rengit, Bandar Penawar, Johor Bahru, Malaysia kemarin.

Sesuai informasi yang didapat Disnakertrans Sumenep, dari Disnakertrans Jawa Timur, ada tiga warga Sumenep yang ikut menjadi korban kapal tenggelam di Malaysia.

Dari tiga orang TKI Sumenep yang tenggelam, dua di antaranya dikabarkan selamat. Sedangkan satu penumpang lainnya, dikabarkan meninggal Dunia.

“Korban meninggal diketahui bernama Rusida, warga Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean. Sedangkan dua korban selamat masing-masing bernama Muhawan, warga Desa Daandung,Kecamatan Kangayan, dan Ariffin, warga Desa Sitembang, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean,” kata Koesman Hadi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
.
Bahkan atas musibah tersebut, pihaknya melakukan berkoordinasi dengan Disnakertrans Jawa Timur, terkait proses pemulangan mereka. Karena dari tiga korban kapal tenggelam, positif warga Sumenep.

Kementerian Luar Negeri RI menyebut insiden itu bermula ketika mesin kapal tidak berfungsi pada Sabtu (23/7/2016) pukul 23.00. Setelah itu, kapal dihantam gelombang tinggi di Pantai Batu Layar Sungai Rengit, Bandar Penawar, Johor Bahru dan tenggelam.

Kapal tersebut bertolak dari Johor, Malaysia, menuju Batam, Indonesia, mengangkut 62 orang. Sebanyak 34 penumpang di antaranya selamat, sedangkan yang lain ditemukan meninggal dan hilang. (jwt/din)