Catatan kecil oleh: Ferry Arbania,Pimred MaduraExpose.com.
MADURAEXPOSE.COM–Masih ingat nama Suparman, Kepala Desa Poteran,Kecamatan Talango Sumenep yang tersandung kasus dugaan penyelewengan raskin?

Baru-baru ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep berhasil membekuk tersangka, setelah sebelumnya dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) karena menghilang entah kemana.

Kasus yang menjerat Kades Suparman itu rupanya Berkaitan dengan bantuan raskin tahun 2014 dan diduga kuat sengaja diselewengkan. Borok sang Kades akhirnya terungkap dan menjadi fokus aparat penegak hukum setelah dilaporkan oleh warganya sendiri di Desa Poteran, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep,Madura, Jawa Timur.

Kendati Suparman sudah ditangkap, namun pihak Kejaksaan sejak dibawah kendali Bambang Sutrisna (Kajari) hingga saat ini belum mengungkap secara detil bagaimana proses penangkapan itu terjadi. Termasuk sarang persembunyian Suparman selama menjadi buronan Kejaksaan Negeri Sumenep.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Aneh bin ajaib memang, tapi inilah fakta ditangkapnya seorang kepala desa di Sumenep. Sebagaimana mafhum bersama, Kades Suparman dilaporkan warganya sendiri pada Februari 2015 silam.

Adapun modus operandi yang dijalankan oknum “pemakan raskin” itu dengan cara mendistribusikan raskin antara 5 sampai dengan 10 kali dalam setahun. Maka tak salah kalau banyak kalangan menduga, bahwa pembagian raskin dengan sistem pemerataan hanyalah akal-akalan oknum Kades untuk mengelabui warganya. Apalagi sudah jelas aturannya,bahwa raskin hanya untuk Warga yang tidak mampu dan sudah masuk dalan daftar penerima manfaat.
Akibat ulah oknun Kades di Desa Poteran Sumenep inilah, negara ditugikan hingga Rp. 240 juta.

Bagaimana dengan kinerja Kepala Kejari Sumenep yang baru? Mari kita doakan semoga lebih rajin dan gesit dalam menangkap para oknum Kades “Pemakan Raskin”, yang diduga masih banyak bergentayangan. “Mari kita rapatkan barisan melawan segala bentuk tindakan korupsi”.
(*)