
MADURA EXPOSE—Sejak beberapa pekan terakhir, masyarakat Pamekasan dibuat resah dengan beredarnya foto syur mirip Ketua Komisi III DPRD dari Fraksi PPP Pamekasa dengan seorang wanita cantik berinisial AD yang diduga kuat istri mudanya.
Kasus ini membuat para petinggi partai berlambang Ka’bah di Kota Gerbang Salam murka dan meminta partai segera mencopot kadernya tersebut yang dinilai telah mencoreng kehormatan partai dan parlemen.
[Baca juga: Bejat! Perempuan Suriah kerap diperkosa saat ditangkap]
Belum kering kasus foto syur IS seorang janda muda yang tak lain masih tetangganya tersebut, kini Ketua Komisi III DPRD Pamekasan diguncang masalah baru yang tak kalah dahsyatnya. Politisi asal Pademawu ini dilaporkan melakukan tindakan melanggar kode etik.
“Kami mewakili klien kami berinisial AF, melaporkan IS ke BK DPRD Pamekasan karena yang bersangkutan melanggar kode etik. Salah satunya menceraikan istri sirinya pada saat hamil hingga melahirkan”, terang Fahrillah, Kuasa Hukum AF di Gedung DPRD Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Senin 28 Maret 2016.
Alasan AF melaporkan IS, lanjut Fahrillah, karena Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut mencampakkan korban pada saat hamil dan bahkan tidak bertanggung jawab terhadap bayi perempuan yang diduga hasil hubungan intim mereka.
“Kita melaporkan IS karena melanggar kode etik seperti menikah diam-diam dan meninggalkan kliennya saya pada saat hamil 6 bulan”, tandasnya lagi meyakinkan wartawan.
Didesak apa saja yang menjadi konten laporan AF ke BK DPRD Pamekasan, Fahrillah enggan membeberkannya secara panjang lebar.
“Salah satunya, AF dicerai terlapor pada saat hamil. Dan korban merasa diterlantarkan hingga kliennya melahirkan”, imbuhnya.
Sementara Ketua BK DPRD Pamekasan Taufiqurrahman saat dihubungi akan segera mengambil sikap dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pimpinan dewan setempat.
“Kita baru menerima laporan. Karena ditata beracara kita harus nunggu mandat dari pimpinan DPRD. Tapi maksimal tujuh hari ketika pimpinan DPRD belum menyampaikan sikap, baru BK bekerja”, [add/fer]


![Aliansi BEM Pamekasan menggelar aksi evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati di depan Kantor Pemkab. [Foto: Dok. Koran Madura Via Madura Expose] Aliansi BEM Pamekasan menggelar aksi evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati di depan Kantor Pemkab. [Foto: Dok. Koran Madura Via Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775578413/aksi-demo-bem-pamekasan-kantor-pemkab-2026_aj42kb.jpg)


![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)