ist

Sumenep, MaduraExpose.com-

Dugaan pemotongan dana PSKS di Desa Tonduk Kecamatan Raas kabupaten sumenep Rp 350 ribu oleh oknum aparat desa dilaporkan ke polisi resort polres sumenep.

Sedikitnya 350 orang dari 833 penerima bantuan dana PSKS di Desa Tonduk Kecamatan Raas diduga dipotong sebesar Rp 350.000 dari yang semestinya sesuai aturan setiap penerima mendapatkan dana PSKS sebesar Rp 600.000, tetapi malah menerima Rp 250.000

Dugaan pemotongan itu dilakukan oleh aparat desa setempat. indikasinya, saat pencairan dana PSKS itu diantarkan ke rumahnya masing-masing penerima oleh aparat desa setempat, Dengan tanpa ada alasan yang jelas, peruntukan pemotongan dana tersebut.

“berdasarkan pernyataan masyarakat yang bermatrai dan bertanda tangan serta dilengkapi identitas masing-masing korban pemotongan,maka kami atas nama perwakilan masyarakat,langsung melaporkan dugaan pemotongan dana PSKS desa tonduk ke polres Sumenep,terkait dugaan pemotongan dana PSKS tersebut, dengan bukti laporan,nomor, 162,A-05.215/SP.Lap.SIDIK/DS.TD-RAAS/DPC.LAKI-SMNP/2015,tertanggal 12 mei 2015. ” ujar Bambang Supratman perwakilan masyarakat Tonduk kecamatan Raas.

Menurut Bambang, mestinya dana bantuan itu diberikan secara utuh, tidak boleh dipotong dengan alasan apapaun, karena sesuai aturan masing-masing penerima harus menerima dana PSKS secara utuh.

“memang sejauh ini, belum ada sosialisasi maupun penjelasan dari aparat desa setempat untuk apa dana dugaan yang dipotong tersebut.maka dari itu kami meminta aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan yang telah kami layangkan, agar kasus ini diusut. Kasihan korban warga miskin penerima bantuan dana PSKS tersebut” Jelasnya

Tetapi sayangnya kepala desa tonduk hingga saat ini belum bisa memberikan  keterangan terkait dugaan pemotongan dana PSKS tersebut. Bahkan saat dihubungi belum bisa merespon.

(m2d/fer)

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM