Gadis Asal Banyuwangi Ditindih Sopir Angkot

Terbit: 3 April 2016 | 04:02 WIB

MADURA EXPOSE–Nahas dialami oleh RS, gadis berusia 17 tahun ini mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum sopir MPU, jurusan Situbondo – Asembagus. Peristiwa yang dialami RS ini terjadi, saat dirinya hendak bermain kerumah temannya, di Desa Sopet Kecamatan Jangkar, kemarin (29/03) sekitar pukul 23.30 WIB. Bahkan, kejadian itu terjadi di rumah si Sopir, Desa Parante Kecamatan Asembagus.

Kejadian itu berawal saat wanita yang tinggal di Desa Paiton Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi itu, hendak bermain ke rumah Sri Wahyuni (19). Karena hari sudah larut malam, gadis malang ini memilih langsung naik angkot dari Terminal Situbondo. Namun bukannya sampai tujuan, korban malah dibawa ke rumah si Sopir.

Sampai dirumahnya, korban diperlakukan tidak pantas. Korban dicium hingga lehernya memerah karena dipaksa. Tak hanya itu, menurut pengakuan korban, dirinya juga dipaksa melayani nafsu bejatnya. “Saya sempat diancam akan dibunuh pak, mulut saya ditutup, ini sampai bibir luka pak,” kata korban di depan polisi.

AKP Nanang Priambodo, Kasubbag Humas Polres Situbondo saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan terhadap anak dibawa umur itu. Bahkan, polisi sudah mengantongi identitas terlapor, si sopir. Usai dieriksa, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum.”Jika memang terbukti akan kita tangkap pelakunya, kita sudah mengantongi nama terlapor,” tukas Nanang. (ab/ lah)

>>>POJOK KIRI

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

WASPADA! Potensi Cuaca Ekstrem dan Petir Melanda Sumenep Sepekan ke Depan, Wilayah Kepulauan Paling Rawan

Terbit: 13 Februari 2026 | 02:39 WIB SUMENEP, maduraexpose.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Kabupaten Sumenep dan sekitarnya. Berdasarkan data yang…

DARURAT LOGISTIK: BBM dan Beras Krisis, Warga Aceh Tengah Datangi Kantor Bupati

Terbit: 2 Desember 2025 | 23:17 WIB METRO ACEH — Situasi darurat pangan dan energi di Kabupaten Aceh Tengah semakin kritis pasca-bencana. Ratusan warga yang terdampak banjir dan tanah longsor…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *