
Sumenep,Maduraexpose.com- Dua bulan lagi jabatan Busyro Karim akan berakhir selama priode 2010-2015 memimpin Sumenep bersama pasangannya Soengkono Sidik yang saat ini bersebrangan.
Mendekatinya purna tugas pengasuh Pondok Pesantren Alkarimiyah Braji itu mendapat respon dari pihak DPRD setempat langsung bertindak cepat untuk memparipurnakan masa akhir jabatan bupati dan wakil bupati Sumenep priode 2010-2015,Senin (3/8/15)
Busyro Karim saat itu diusung Partai Kebangkitan Bangsa bersama Seongkono Sidik melalui PDI Perjuangan. Namun setahun terakhir menjelang berakhirnya masa jabatan mereka, kedua figur ini terlihat merenggang. Bahkan Soengkono Sidik sempat memproklamirkan diri untuk maju sendiri menjadi Calon Bupati untuk priode 2015-2020.
Buntutnya, PDI Perjuangan ‘menendang’ mantan Kepala Bappeda Sumenep dan posisinya digantikan ke Achmad Fauzi, yang tak lain ponakan Said Abdullah, salah satu pengurus elit partai berlambang banteng dengan moncong putih tersebut.
“Sesuai mekanisme yang ada, tiga bulan sebelum akhir jabatan bupati dan wabup,legislaif akan melayangkan surat pemberhentian Bupati Sumenep ke Gubernur Jawa Timur”, kata Faisal Mukhlis, Wakil Ketua DPRD dari Partai Amanat Nasional (PAN) Sumenep, Senin.
Ditambahkan Faisal, sebelum berkirim surat ke pihak Gubernur Jawa Timur, pihaknya akan menggelar rapat internal pimpinan DPRD guna mempersiapkan segala sesuatunya secara lebih matang.
“Kita rapatkan diinternal dulu.Insya Allah pekan ini suratnya sudah kita kirim ke Gubernur”, tutupnya.
(khz/fer)



![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)