Dua Budak Narkoba Asal Bluto dan Saronggi Ditahan Polres Sumenep

0
373

Maduraexpose.com (Sumenep) –Perang terhadap peredaran Narkoba terus digalakkan dan satu persaty pelakunya mulai disasar dan ditangkap oleh tim Reskoba Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Terbaru, polisi mengamankan dua tersangka atas nama Faisal Bahri, tinggal di Dusun Tajjan, Desa Bluto Kecmatan Bluto, Sumenep dan Hengki Irawan,tinggal di Dusun Nang Nangan, Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, Sumenep, Madura.

“Mereka ditangkap di rumah kosong milik warga di Desa Aengbaja Raja Kecamatan Bluto, Sumenep,”terang Kapolres Sumenep Ajun Komisari Besar Polisi Deddy Supriadi melalui Kasubag Humas AKP Widiarti, Selasa 25 Februari 2020.

Widiarti juga membeberkan barang bukti (BB) dari kedua tersangka dengan rincian, dari tangan tersangka Faisal Bahri polisi mengamankan 1 poket berisi Narkotika jenis sabu dengan berat kotor ± 0,51 gram, Sobekan tisu warna pituh sebagai bungkus sabu, 1 buah HP merk Samsung warna putih dan 1 unit sepeda motor merk Honda Supra X No. Pol: B-5928-EM warna hitam.

Kemudian dari tersangkan Hengky Irawan, polisi mengamankan 9 poket berisi Narkotika jenis sabu dengan berat kotor masing-masing ± 0,52 gram, 0,45 gram, 0,45 gram, 0,44 gram, 0,43 gram, 0,43 gram, 0,43 gram, 0,42 gram, 0,31 gram (berat keseluruhan ± 3,88 gram).

BB berikutnya berupa sobekan tisu dan sobekan kertas warna pituh sebagai bungkus sabu, 1 buah kotak merk Alexandre Christie warna silver kombinasi coklat sebagai tempat menyimpan sabu dan 1 buah potongan sedotan warna bening kombinasi hijau sebagai sendok sabu.

Berikutnya barang tersangka yang turut diamankan polisi berupa 1 buah timbangan elektrik merk Idealife, 2 buah HP merk Nokia warna hitam dan Merk realmi warna biru kombinasi hitam bersilikon. Kemudian1 buah kotak merk Tupperware warna ungu sebagai tempat menyimpan uang hasil penjualan sabu dan Uang tunai sebesar Rp. 300.000.-(tiga ratus ribu rupiah).

Seperti proses penangkapan budak narkoba lainnya, polisi terlebih dahulu mendalami target operasi penangkapan melalui informasi terpercaya yang diberikan masyarakat.

Begitu juga dengan dua tersangka yang kini jadi tahanan Polres Sumenep terciduk berkat informasi awal dari masyarakat, jika terlapor sering mengkonsumsi sekaligus kerap melakuka. transaksi Narkotika jenis sabu di daerah Kecamatan Bluto, Sumenep.

Setelah mengelola informasi awal, polisi Kemudian melakukan lidik, yang dalam hal ini dilakukan oleh anggota Satresnarkoba Polres Sumenep dipimpin langsung oleh IPTU Agus Rusdiyanto, SH selaku KBO Resnarkoba.

“Anggota mendapatkan informasi kalau terlapor akan melakukan transaksi di salah satu rumah kosong milik warga alamat Desa Aengbaja Raja, maka petugas langsung melakukan penggerebekan disertai penggeledahan dan ditemukan barang bukti tepatnya diteras rumah berupa satu poket Narkotika jenis sabu yang dibungkus sobekan tisu warna putih,” imbuh Widiarti.

Mantan Kapolsek Kota ini menambahkan keterangannya, saat terlapor Faisal Bahri berhadapan dengan petugas mengakui bahwa sabu tersebut miliknya yang dibeli dari Hengky Irawan.

Petugas,lanjut Widi, terus melakukan pengembangan dan berhasil menangkap terlapor Hengky Irawan pada Senin, 24 Februari 2020 sekira pukul 20.30 wib, di dalam rumah miliknya di Dusun Nang Nangan, Desa Saronggi Kecamatan Saronggi Sumenep.

Saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti tepatnya di meja rias berupa 9 poket sabu dengan berat keseluruhan ± 3,88 gram yang dibungkus sobekan tisu dan kertas yang disimpan pada kotak merk Alexandre Christie warna silver kombinasi coklat dan sejumlah barang bukti lainnya.

“Terlapor mengakui semua barang bukti itu miliknya dan juga mengakui sebelumya telah menjual sabu kepada terlapor Faisal Bahri,” imbuh Widiarti panjang lebar.

Saat ini kedua terlapor berikut semua barang bukti diamankan Satresnarkoba Polres Sumenep guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Adapun Pengetrapan Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (lis/Fer)