Sumenep (MaduraExpose.com)- Sejumlah petani garam yang sudah masuk dalam daftar penerima bantuan Program Usaha Garam Rakyat (PUGAR) 2014 mendesak Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumenep segera cairkan bantuan pemerintah yang sangat dibutuhkan para petani garam.

Para petani menagih janji pemerintah yang akan mencairkan bantuan PUGAR setelah usai Pemilu 2014.
“Di Kabupaten Pamekasan Madura, bantuan PUGAR sudah dicairkan. Di Sumenep kok malah molor dan tidak jelas kapan mau direalisasikan”, terang Ashim, kepada MaduraExpose.com, Sabtu (11/10/2014).

Sementara Moh Djakfar, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep saat hendak ditemui ruang kerjanya, sedang tidak di kantor.

Sejumlah pegawai yang sedang piket mengatakan, yang bersangkutan sedang ke Pulau Raas mendampingi Bupati Busyro Karim menemui keluarga korban KM Jabal Nur yang tenggelam beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Jakfar bilang, bantuan PUGAR yang seharusnya dicairkan sekitar bulan April 2014 terpaksa ditunda karena terbentur dengan jadwal Pemilihan Legislatif (Pilleg) 2014 silam.

Penundaan pencairan bantuan PUGAR itu, lanut Jakfar, mengacu pada terbitnya surat edaran dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang intinya menyebutkan seluruh program bantuan pemerintah, termasuk Pugar diimbau agar direalisasikan setelah Pemilu.

Namun hingga seluruh rangkaian Pemilu selesai, dana PUGAR untuk 48 kelompok tani se-Kabupaten Sumenep belum juga dicairkan dengan alasan tidak jelas.
(fer/mex)