Scroll untuk baca artikel
Hot Expose

Seratus Hari Menduda, Kepala SDN Kecantol Janda 2 Anak

Avatar photo
74
×

Seratus Hari Menduda, Kepala SDN Kecantol Janda 2 Anak

Sebarkan artikel ini

Sumenep, MaduraExpose.com- Seratus hari ditinggal mati Istrinya, seorang Kepala Sekolah (Kasek) berinisial (HMD) di Kecamatan Bluto, Sumenep, Madura diduga selingkuh dengan seorang janda beranak dua.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, status perceraian janda dua anak tersebut diduga pisah ranjang dengan suaminya selama tiga tahun.

Entah apa persoalannya, sang janda ini tiba-tiba mengajukan perceraian terhadap suaminya. Namun pihak sumainya, lanjut sumber itu, tidak mau menanda tangani proses perceraian yang diajukan istrinya, yang saat ini dikabarkan tengah menjalin asmara dengan kepala sekolah.

Kabarnya, status perceraian suami istri itu disinyalir belum dinyatakan inkrah oleh pihak Pengadilan Agama (PA) setempat.

Berita tentang skandal Kepala Sekolah dengan seorang janda yang masih proses perceraian tersebut kian menyebar dikalangan warga, sejak beberapa pekan terakhir.

Sumber berita yang dihimpun MaduraExpose.com menyebutkan, kisah asmara HMD berawal ketika keduanya sering bertemu saat NAZ sering mengantarkan anaknya sekolah di SDN tempat HMD menjadi Kepala Sekolah.

“Menurut orang-orang di desa kami, percintaan mereka itu diduga karena seringnya bertemu di sekolah saat Mbak Naz nganterin anaknya sekolah”, ujar seorang ibu rumah tangga, tetangga NAZ, Senin (3/11/2014) sambil meminta namanya tidak di onlinekan.

Sumber lain yang dihimpun mengaku sudah lama mendengar kabar perselingkuhan oknum kepala sekolah dengan janda itu sudah lama.

“Sekitar sebulan atau dua bulanan ini masyarakat sini kasak kusuk soal perselingkuhan itu. Tetapi mengenai benar tidaknya saya tidak tahu Mas”, ujar Kurniadi, tokoh masyarakat Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Sumenep, Senin.

------------------------