Ditanya Kesiapannya Kawal Bacabup PKB, Kiai Unais: “Ngapain Perlu Dikawal?”

0
187
KH.Unais Ali Hisyam (tengah)

MADURAEXPOSE.COM, SUMENEP– Pertarungan politik di internal PKB cukup menyita perhatian banyak kalangan, tidak partai yang diketuai Cak Imin memiliki peroleh kursi terbanyak di DPRD Sumenep.

Lebih dari itu terkait dengan tidak direkomnya kader PKB sendiri yang terbilang sudah sangat senior dan berpengalaman, yakni KH Unais Ali Hisyam.

Unais merupakan mantan Anggota DPR RI dari Fraksi PKB dapil Madura asal Kecamatan Ambunten Sumenep.

Menariknya, Unais Ali Hisyam adalah sekian tokoh yang ikut mendaftara sebagai bakal calon melalui partai tersebut. Namun belakangan yang direkom justru “orang luar” alias bukan kader PKB.

Terbaru, sosok Unais Ali Hisyam kembali menjadi sorotan karena tidak hadir saat deklarasi pasangan bakal calon yang diusung PKB. Banyak yang menduga ketidak hadiran dari ipar KH.Fayyad As’ad Karay itu karena kecewa tidak direkom. Namun hal tersebut dibantah keras oleh yang bersangkutan.

Unais, kepada awak media mengklarifikasi ketidak hadiranya dalam acara deklarasi PKB dan parpol koasli di deklarasi pasangan Fattah Jasin- Ali Fikri dengan alasan sedang ada acara diluar daerah.

“Bukan apa, saya tidak hadir. Lantaran memiliki acara ke Pasuruan. Saya juga sudah sampaikan,” demikian KH. Unais Ali Hisyam kepada awak media di Sumenep.

Namun yang lebih mengagetkan awak media adalah ketika ditanya soal keterlibatan Unais untuk mengawal tim pemenangan FJ-Ali Fikri,pihaknya mengaku tidak perlu dikawal dirinya.
Unais beralasan, pasangan FJ-Ali Fikri sudah (dikawal) pengurus DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PKB, PPP dan sejumlah parpol lainnya.

“Ngapain perlu dikawal, kan sudah ada pengurus DPC (PKB),” tandasnya.
Mantan Anggota DPR RI dan DPRD Sumenep ini mencoba meyakinkan media, bahawa sudah ada sejumlah kiai yang mengkawal paslon yang direkom PKB.

“Jadi, pasangan kiai, ada Ketua DPC, kiai Imam dan sejumlah kiai lainnya. Kiai Fikri juga kiai, masak masih mau dikawal,”

Malah Kiai Unais menyindir soal slogan kabinet kerja.
“Kalau kata pak Jokowi, Kerja, Kerja, dan Kerja. Lagian, tak kera nyorot pole, sudah pasti maju,” imbuhnya lagi menjelaskan.

Disingung siapa calon yang akan dipillih dalam Pilkada Sumenep 9 Desember 2020, Unais menjawab dengan sangat diplomatis.

“Kalau mencoblos tentu pasti nanti, dan itu amanah undang -undang. Yang perlu diketahui, ini baru bakal calon karena belum mendaftar,” imbuhnya.
Editor: Ferry Arbania
Sumber: Dari berbagai sumber media