Direktur PKTTI Sebut Stigma Buruk Jokowi Paling Banyak dari Umat Muslim

Terbit: 23 Desember 2014 | 02:14 WIB

Joko Widodo alias Jokowi, mantan wali kota Solo yang kini nonaktif dari Gubernur DKI Jakarta karena mencalonkan diri sebagai presiden (Dok/JIBI)
Joko Widodo alias Jokowi, mantan wali kota Solo yang kini nonaktif dari Gubernur DKI Jakarta karena mencalonkan diri sebagai presiden (Dok/JIBI)
MaduraExpose.com- Direktur Pusat Kajian Timur Tengah dan Islam (PKTTI) Universitas Indonesia (UI), Abdul Muta’ali, melalui siaran persnya mengatakan, bahwa kalangan Muslim Indonesia paling banyak memberikan stigma negative tentang Jokowi.

“Jokowi terlalu banyak mendapatkan stigma buruk dari kalangan Muslim Indonesia,” demikian siaran pers Abdul Muta’ali, Direktur PKTTI Universitas Indonesia seperti di lansir Republika, Kamis (19/12/2014) lalu.

Stigma itu, lanjut Abdul, menyusul adanya sembilan taipan (konglomerat) menjadi pendukung Jokowi-JK dalam pipres 2014. Ia mengistilahkan dengan sebutan aktor-aktor etnis minoritas Tionghoa. Dirinya juga menyinggung salam tiga jari Jokowi yang bisa diartikan sebagai hasrat membangun kebersamaan seluruh rakyat Indonesia.

Kendati pernyataan Abdul ini menyudutkan Umat Muslim Indonesia, dirinya tidak membantah kalau Jokowi sebagai pemimpin Negara tetap membutuhkan dukungan mayoritas.

“Keppres Nomor 50/2014 itu bertujuan membantah stigma buruk tentang pemerintahan Jokowi-JK yang memusuhi umat Islam sebagai mayoritas di Indonesia. Termasuk stigma pemerintahan Jokowi bersikap alergi dan anti-Islam,” ungkapnya.

(ROL/FER)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *