
Sumenep,MaduraExpose.com- Bobroknya penanganan berbagai sengketa lahan yang di tempati gedung Sekolah Dasar (SD) oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep mendapat sorotan tajam dari kalangan parlemen setempat.
Wakil Ketua Komisi D (Bidang Pendidikan) Abrari kepada awak media mempertegas tidak cerdasnya Dinas Pendidikan dalam menuntaskan berbagai kasus sengketa lahan yang terbilang cukup lama tersebut.
Politisi yang juga mantan wartawan ini menyebutkan, penyelesaian sengketa lahan tak harus di tempuh dengan cara ganti rugi kepada pemilik lahan. Masih banyak cara upaya lain yang bisa di lakukan Disdik dalam menyelesaikan kasus-kasus tersebut.
“Menertibkan aset-aset Pemkab juga penting di lakukan Disdik dalam menuntaskan sengketa lahan. Jangan hanya kemudian fokus pada proses ganti rugi saja dong”, ujar Abrari, Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumenep.
Pihaknya menilai, sejauh ini banyak hal yang di lalaikan Dinas Pendidikan dalam mengamnakan sejumlah data yang berkaitan dengan aset Pemkab.
“Terutama beberapa aset Pemkab yang berkaitan dengan tanggung jawab Disdik ini malah banyak yang tak terurus”, sambungnya.
Ia pun menyimpulkan, di duga lalainya Dinas Pendidikan dalam menginventarisir aset daerah ini, konflik horisontal Dinas Pendidikan dengan para pemilik lahan terus meruncing.
“Coba Disdik tidak teledor melakukan pembenahan asset sejak awal, pasti sengketa lahan itu tida akan pernah ada”, sesalnya.
Abrari memberi solusi agar Dinas Pendidikan Sumenep segera melakukan sensus pendidikan, yang tujuannya untuk memperjelas kebutuhan gedung sekolah. Lebih ekstrim lagi Ia menuding, jangan-jangan kisruh antara pemilik lahan dan Disdik di duga sengaja ‘diskenario-kan” dengan modus,lahan sekolah sengaja di laporkan di bangun di atas lahan warga. Kemungkinan tersebut menjadi lebih mencurigakan dengan hasil likuidasi yang cenderung tidak cukup syarat.
“Nah, ini menjadi sangat rawan dikerjasamakan pemilik lahan ‘palsu’ dengan oknum Disdik” tegasnya.
Dari hasil penelusuran MaduraExpose.com, selama kurang lebih lima tahun terakhir, ada 47 gedung sekolah di Kabupaten Sumenep di laprorkan berdiri di atas lahan warga. Informasi di Komisi D membocorkan ada 27 gedung sekolah sudah selesai di sengketakan dan 20 lainnya masih dalam proses penyelesaian.
Adapun alasan yang sering di sampaikan Dinas Pendidikan dalam menyelesaikan sengketa lahan tersebut, alibinya berkaitan dengan masalah ganti rugi yang memberatkan Pemkab, seperti tingginya harga yang di tawarkan pemilik lahan ataupun soal kelayakan NJOP nya.
(fer)

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)

![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)