Scroll untuk baca artikel
Hot Expose

Demokrat Gugat Hasil Paripurna DPRD Sumenep

Avatar photo
68
×

Demokrat Gugat Hasil Paripurna DPRD Sumenep

Sebarkan artikel ini

MaduraExpose.com-Pembentukan kelengkapan dewan dan Komisi-Komisi DPRD Sumenep sudah terlanjur terbentuk. Namun bukan berarti persoalan dianggap selesai dan berhenti begitu saja.

Terbukti, sejumlah politisi parlemen dari Partai Demokrat terus berusaha melakukan perlawanan, seiring tak seroangpun anggota dewan dari partai beustan Presiden SBY itu yang menjadi Ketua Komisi.

Padahal, partai belambang Mercy itu memiliki kursi terbanyak menyamai PKB, yakni 7 kursi dalam Pemilihan Legislatif (Pilleg) 2014.

Partai Demokrat tak sendirian rupanya, kekecewaan yang sama dialami anggota Fraksi Golkar, yang ikut mendukung adanya upaya hukum, menggugat keabsahan hasil sidang Paripurna Penetapan kelengkapan dewan dan pembentukan Komisi-Komisi beberapa waktu lalu.

“Bersama Fraksi Golkar, Demokrat menggugat hasil Paripurna. Kami sudah berkirim surat agar pimpinan meminta pendapat hukum Provinsi mengenai keabsahannya yang sungguh mengecewak banyak kalangan”, ujar Moh.

Hanafi, anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumenep.
Harusnya, lanjut Hanafi, tiap anggota Fraksi harus masuk dalam keanggota Komisi.

Hal itu mengacu pada tatib dewan yang ada. Tetapi pada praktiknya, Fraksi Demokrat dan Golkar justru terbaiakan.

“Kembali saya tegaskan, hasil rapat Paripurna penetapan keanggotaan komisi DPRD Sumenep adalah cacat hukum,” tandasnya menambahkan.

Sementara Jony Tunaidi, disinggung tidak satupun anggota Fraksi Demokrat yang menjadi pimpinan Komisi, hal tersebut bukan kewenangannya karena tidak lagi menjabat sebagai Ketua DPC Demokrat.

------------------------