Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

IMG-20140906-00390
Dari Kiri: Ferry Arbania (Pemred MaduraExpose.com) dan Letkol Permadi Azhari (Komandan Kodim 0827) saat menghadiri Malam Peringatan Hari Radio ke-69 dan Hari Perdamaian Dunia di Halaman RRI Sumenep, Sabtu (6/9/2014) malam. (Foto: Dok/MaduraExpose.com)

Sumenep (MaduraExpose.com)-Komandan Kodim (Dandim) 0827 Letkol Infantri Permadi Azhari menegaskan mengatakan tidak akan main-main dalam memberantas perkembangan ISIS di Kabupaten Sumenep. Menurutnya, kehadiran ISIS tidak patut untuk ditoleransi.

Pihaknya mengakui, sejauh ini, khusus di Kabupaten Sumenep belum ada gelagat maupun denyut nadi pengikut ISIS. Kendati demikian, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan seluruh tokoh lapisan masyarakat, termasuk dengan pimpinan AZAM-I Center dan KONTRA’SM maupun dengan tokoh lainnya.

“Kami bersikap tegas, karena ISIS itu membahayakan bagi NKRI”, ujar Letkol Permadi Azhari, Komandan Kodim 0827 saat menghadiri Malam Peringatan Hari Radio dan Hari Perdamaian Dunia, Sabtu (6/9/2014) malam.

Sebelumnya Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Arh Nisan Setiadi menyatakan saat kunjungannya ke Madura mengatakan, empat wilayah kabupaten di Pulau Madura, Jawa Timur (Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan) tak terdeteksi adanya gerakan “Islamic State of Iraq and Syria” (ISIS).

” Madura belum ada laporan gerakan ISIS. Namun kami tetap instruksikan jajaran, agar supaya terus memantau kondisi di lapangan,” katanya di Markas Kodim 0827 Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Rabu (13/8/2014) lalu. (fer/mex)