Cara Jitu Mempercayai Sebuah Berita

0
727
Ilustrasi/ictwatch.com

MaduraExpose.com- Seorang blogger yang dikelola anak muda Indonesia bernama Candra Adi Putra pernah mengupas tentang cara menguji kebenaran sebuah berita berdasarkan pertimbangan rasional dengan menggunakan metode sederhana, yakni dengan cara mengecek langsung rekaman video, audio maupun gambar berita yang disajikan dalam sebuah berita.

“Saya berani menjamin 99% bahwa media yang dimiliki oleh oleh orang yang ikut berkecimpung di pemilu/partai, maka tidak akan objective memberitakannya”: tulis Candra Adi Putra dilaman blognya jejakcandra.blogspot.com.

Ia juga menyarankan, agar masyarakat tidak menelan mentah-mentah informasi yang diterimanya dari media apapun. Dan jika orang membaca sebuah berita yang berkaitan dengan sejarah, disarankan agar membuka refrensi sebanyak-banyaknya.

“Jika berita berupa fakta sejarah, baca referensi dan sudut pandang penulisnya”, lanjutnya.

Berikut pengalaman Candra saat menyimak sejumlah berita yang terjadi di timur tengah:

Ini pernah saya alami dan baca sendiri, saya langsung mengkritik media tersebut karena beritanya dipelintir. Media tersebut bernama Arrahmah. Sangat disayangkan memang, media islam namum memplintir berita.

Jadi beritanya berjudul Saudi tengah bersiap-siap menginvasi Suriah untuk melemahkan kekuatan Mujahidin “. Nah otomatis pembaca kaget , apa benar? bukannya saudi adalah penyokong utama pendanaan dan persenjataan gpemberontakan sunni di Suriah?

Ternyata berita yang benar adalah “Saudi arabia akan membantu para pembrontak yang tidak berafiliasi dengan alqaeda”. Nah pihak arrahmah menulis dengan cara dipelintir. Media ini memang berafiliasi dengan baasyir dan cenderung mendukung alqaeda. (*)