Ini Alasan Mahasiswa Sering Demo Bupati Busyro

0
469
Pengelolaan Migas di Minta Transparan, Mahasiswa Demo Bupati Sumenep (Foto:RRI)

MaduraExpose.com- Di jelang masa berakhirnya jabatan Busyro Karim sebagai bupati Sumenep priode 2010-2015 ini, sejumlah aksi unjuk rasa dari berbagai elemen menuntut perbaikan transportasi laut trayek kepulauan dan transparansi setiap inci dari pengelolaan dana bagi hasil (DBH) migas migas.

Inilah rangkaian aksi yang dilakukan sejumlah elemen di Sumenep terkait kebijakan bupati yang juga mantan ketua DPRD Sumenep ini.

Pada tanggal 16 Juni 2014, aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Kaukus Mahasiswa Sumekar (KMS) , sengaja turun jalan menggelar aksi unjuk rasa ke kantor Pemkab Sumenep meminta keseriusan Pemkab Sumenep dalam menangani persoalan minyak dan gas yang versi mereka diduga tidak transparan.

Unjuk rasa berikutnya pada hari Senin tanggal 9 Juni 2014, aktivis Front Aksi Mahasiswa Sumenep (Fam’s) turun jalan menuntut Bupati Busyro Karim segera berhentikan Direktur PT.WUS yakni Sitrul Arsy segera dicopot dari jabatannya karena dinilai tidak mampu mengelola perusahaan, terkait income PAD yang sangat mengecewakan.

Berikutnya, sejumlah aktivis mahasiswa kembali menggelar unjuk rasa ke kantor Bupati Sumenep pada Selasa (26/6/2014) menuntut bupati segera berikan bantuan kapal untuk Pulau Kangean karena saat itu selama satu bulan tak ada kapal laut yang beroperasi. (tim/bbs/memo/mex/fer)