Ilustrasi maling bobol rumah warga melalui pintu/Istimewa.

MADURAEXPOSE.COM—Kasus pembobolan rumah Moh. Jufri ( 26), Dusun Mangon- Mangon, Desa Arjasa, Kecamatan (Pulau) Arjasa Sumenep, Madura, Jawa Timur tampaknya berbutut panjang setelah dua orang yang dicurigai pelaku dilaporka ke Polsek Arjasa.

Isiatif melaporkan dua orang yang diduga komplotan maling dengan cara membobol rumah korban tersebut, karena pihak korban mendapatkan informasi dari warga jika speda motor miliknya ada disebuah tempat.

Mendapat informasi penting tersebut, pihak korban langsung mendatangi lokasi yang ditunjukkan warga dengan dikawal anggota Polsek Arjasa. Sesampai dilokasi, pihaknya melakukan pengecekan dan ternyata benar speda motor tersebut milik korban.

“Setelah ditanya pemegang motor tersebut, dia mengaku beli dari Sulaiman bin mustawi dan temannya WR serta MN”, terang Jaswadi, Kasubag Humas Polres Sumenep kepada Awak Media.

Untuk kepentingan penyelidikan sekaligus mengungkap sindikat pencurian speda motor tersebut, Sulaiman beserta barang bukti berupa satu unit speda motor Yamaha Jupiter hitam tahun 2008 itu diamankan di Mapolsek Arjasa.

Hingga berita ini diunggah, polisi masih memburu dua orang warga berinisial WR dan WN yang diduga kuat menjadi pelaku dan otak dari pembobolan rumah Moh Jufri, Warga Dusun Mangon- Mangon, Desa Arjasa, Kecamatan (Pulau) Arjasa Sumenep, Madura, Jawa Timur.* [Ferry]

HotNews:  Saatnya Membangun Desa Lalangon Bersama Millennial Ria Permata Putri